Connect with us

Sport

5 Atlit Batubara Perkuat Tim Hockey Indoor Sumut Ke PON Papua 2020

Published

on

Jangkau.com, Batubara – Lima atlit putri asal Kabupaten Batubara dari Cabor Hockey yang ikut membela Tim Sumut lolos ke babak final melawan tim Hockey Jateng di Bandung. Apa pun hasilnya tim ini telah dipastikan lolos ke PON 2020 di Papua.

Ketua Umum KONI Kabupaten Batubara Nur’ain SPd kepada wartawan mengatakan kelima atlet putri Batubara yang mengikuti Pra PON cabor memperkuat Hockey Indoor Sumut yang berhasil lolos ke PON 2020 di Papua adalah Inggrit Margareta Sitorus asal binaan SMAN 1 Talawi, Lestari, Dumaria Naipospos asal binaan SMK Amir Hamzah Air Putih, Hanna br Siregar dan Desi Fitriani Siregar asal  binaan SMK Teladan Air Putih.

Prestasi gemilang atlit-atlit potensial Kabupaten Batu Bara di bawah kepemimpinan Ketua KONI Batu Bara M. Nur’ain terus ditorehkan dikancah olahraga nasional.

Menurut Nur’ain keberhasil atlit putri Batubara memperkuat tim Hockey Sumut merupakan prestasi yang gemilang sekaligus mengharumkan nama Kab Batu Bara.

Dengan keberhasilan yang ditorehkan itu menurut Nur’ain, KONI Kabupaten Batubara akan memberikan penghargaan.

“Atlit Hockey yang berprestasi di pra PON akan kita beri penghargaan yang akan disampaikan bersamaan dengan atlit-atlit yang berprestasi di PORPROVSU lalu. Tidak hanya altit, para pelatih masing-masing cabor berprestasi juga akan kita beri penghargaan,” janji Nur’ain, Minggu (31/08/2019).

Diharapkannya para atlit yang lolos ke PON selalu menjaga kesehatan serta sportifitas bertanding sehingga bisa meraih prestasi terbaik tingkat nasional di Papua nantinya.

Selain 5 atlit Hockey Indoor Batubara yang tergabung dalam tim Sumut sudah dipastikan lolos ke PON Papua, masih ada harapan lolosnya atlit potensial Batubara dari Cabor lain di antaranya Cabor Petanque.

Nur’ai mengatakan, dua orang atlit Petanque binaan KONI Batubara yakni Erry Haposan dan Muhammad Diah pada Pra PON di Jakarta, Sabtu (31/08) berhasil meraih medali perak dan perunggu. Keduanya berpeluang lolos bersama tim Petanque Sumut ke Papua.

Dijelaskan Nur’ain, Petanque merupakan permainan olahraga yang berasal dari Perancis sekitar tahun 1907-an. Tujuan permainan melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonet. Pada permainan ini kaki pelempar juga harus berada di dalam lingkaran kecil yang sudah ditentukan.

Petanque pertama kali dipertandingkan di Indonesia pada ajang SEA Games tahun 2011 di Palembang.

Dikatakan Nur’ain, olahraga pentanque mudah dikembangkan karena tidak memerlukan banyak dana dan dapat dimainkan oleh semua kalangan. (eps)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.