Connect with us

Batu Bara

Beri Rapor Merah Zahir-Oky dan Lakukan Demo, Ini 20 Poin Tuntutan ASMARA

Published

on

Massa demontrasi ASMARA saat mengangkat Sal Zahir-Oky Gagal di halaman Kantor Bupati Batu Bara, Kamis (19/12/2019)

JANGKAU.com, Batu Bara – Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Batu Bara (ASMARA) menggelar aksi demontrasi bertajuk Evaluasi setahun jelang setahun kepemimpinan Zahir-Oky di halaman Kantor Baupati Batu Bara, Sumut, Kamis (19/12/2019).

Massa demontrasi mulai melakukan orasi sekira pukul 14:00 Wib. Perwakilan organisasi secara bergantian melakukan orasi menyampaikan hasil kajian kinerja Bupati dan Wakil Bupati Batubara selama setahun terakhir.

Di kesempatan itu, ASMARA yang tergabung dari berbagai elemen lembaga, organisasi dan komunitas memberikan Rapor Merah atas kegagalan Zahir-Oky merealisasikan program kerja dan janji politiknya.

“Zahir – Oky telah gagal memimpin Batu Bara. Mereka lupa terhadap janji-janjinya,” ucap seorang orator Aibi Sitompul.

Berikut 20 poin tuntutan ASMARA di Evaluasi setahun pemerintahan Zahir-Oky:

Pertama: endesak Zahir- Oky untuk memenuhi dan merealisasikan seluruh janji-janji politik.

Kedua: Mendesak Zahir-Oky berfokus kerja di sektor pengentasan kemiskinan, Pendidikan, Kesehatan, pembangunan Insfrasktur, sarana dan prasarana publik.

Ketiga: Mendesak Zahir-Oky menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi para Petani, Buruh, Nelayan dan guru honorer.

Keempat: Mendesak Zahir-Oky bekerja kongkrit menjalankan program kesejahteraan kehidupan nelayan. Penuhi kesejahteraan masyarakat nelayan tradisional dengan segera memberhentikan operasi pukat trawl.

Kelima: Menuntut Zahir-Oky merealisasikan program kesejahteraan kehidupan petani, menjalankan agenda nasional, Perpres 86 Tahun 2018 tentang Reforma Agraria.

Keenam: Wujudkan Peningkatkan mutu pendidikan, secara transfaran memberikan beasiswa pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa asli putra-putri Batu Bara, baik yang kurang mampu dan berprestasi.

Ketujuh: Pemerintahan Zahir-Oky harus segera mereformasi birokrasi demi pelayanan terhadap hak-hak publik.

Kedelapan: Pemerintah perlu mempersiapkan perangkat dinasnya dalam memberikan akses keadilan bagi buruh, mengingat kerab kali buruh mengalami perampasan hak-hak oleh perusahaan.

Kesembilan: Mendesak Zahir-Oky dengan segera mencabut Peraturan Bupati No 13 tahun 2019 tentang Tim Bupati Untuk Percepatan Pembanguan (TBUPP) yang diketuai Syaiful Syafri karena hanya menjadi beban postur ABPD Batubara dan menimbulkan konflik yang berkepanjangan.

Kesepuluh: Mendesak Zahir-Oky untuk membatalkan hasrat peminjaman 139 miliar ke PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI).

Kesebelas: Dalam mengisi kekosongan tubuh pimpinan OPD, mendesak Zahir untuk tidak mengangkat pejabat-pejabat bermasalah dan tak berkompeten.

Keduabelas: Mendesak dengan segera Zahir-Oky secara profesional menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya.

Ketigabelas: Mendesak Zahir-Oky mengevaluasi Pejabat Pokja ULP dan pejabat LPSE karena rentan memanufulasi data.

Keempatbelas: Mendesak Zahir-Oky segera mengesahkan Perda Bantuan Hukum, mengingat banyaknya warga Batubara kesulitan dalam mengakses keadilan.

Kelimabelas: Melibatkan keluarga dalam urusan pemerintahan dengan tujuan mencari keuntungan dan dinasti politik adalah bentuk nepotisme. Zahir harus bebas dan tidak melibatkan keluarga dalam mengurus pemerintahan, tidak berkonfirasi, berkolusi dan bernepotisme.

Keenambelas: Mendesak Zahir-Oky agar memerintahkan Kadis PU agar benar-benar memeriksa mutu pekerjaan proyek-proyek khususnya yang kualifikasi besar sebelum menerima hasil pekerjaan dari pelaksana kegiatan. Karena disinyalir banyak proyek-proyek yang dikerjakan tidak sesuai spek dan Standard Nasional Indonesia (SNI).

Ketujuhbelas: Mendesak Zahir-Oky segera memerintahkan kepada seluruh OPD untuk benar-benar bekerja optimal dengan skala prioritas, agar Dana APBD dapat terserap dengan baik dan terarah.

Kedelapanbelas: Miminta Zahir-Oky lebih substansi melaksanakan kerja-kerja nyata di leading sektor bukan berbasis narasi dan pencitraan belaka.

Kesembilanbelas: STOP UMBAR JANJI KEPADA RAKYAT BATU BARA.

Keduapuluh: Demi kemajuan arah baru Batu Bara kedepan, Laksanakan segera seluruh tuntutan-tuntuan kami. Dan lakukan penandatangan fakta integritas poin-poin tuntutan

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.