Connect with us

Batu Bara

Buruh Harian Lepas ini Beli Sepeda Motor hasil Curian Supir dan Kernet Bus Inalum

Kapolsek Indrapura AKP Sandi mewawancarai para tersangka kasus curanmor, Selasa (16/2/2021).

Jangkau.com – Bambang Suwatno (40) terpaksa mendekam ke penjara usai membeli sepeda motor untuk dipakai ke ladang dan mengarit rumput.

Pasalnya Bambang Suwatno yang bekerja sebagi Buruh Harian Lepas (BHL) warga Pasar Tengah Lingkungan VI Kelurahan Padang Merbau Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi merupakan pembeli Sepeda motor Honda Supra X 125.

Ternyata sepeda motor tersebut dari hasil curian supir dan kondektur atau kernet bus karyawan PT Inalum.

Hal itu terungkap melalui rilis Polsek Indrapura Polres Batu Bara tentang kasus pencurian sepeda motor dari pool bus Inalum di komplek Tanjung Gading Sei Suka Kabupaten Batu Bara, Selasa (16/2/2021) petang.

Dalam pers rilis, Kapolsek Indrapura AKP Sandi didampingi Kanit Reskrim Iptu Ahmad Fahmi, mengungkapkan sepeda motor tersebut hasil curian tersangka Aldo Tama Rianto (22) kernet bus karyawan PT Inalum di pool bus Inalum di komplek perumahan Tanjung Gading Sei Suka.

Tidak sendirian, Aldo Tama melakukan aksi pencurian bersama temannya Supriadi (32) yang merupkqn supir bus kayawan PT Inalum.
Supriadi (32) Dusun III Desa Kuta Pinang Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai bertindak sebagai pemantau situasi.

Kembali ke kasus Bambang Suwatno, sepeda motor tersebut dibelinya dari kedua tersangka seharga Rp 4 Juta melalui Hardiansyah (36) warga Pasar Tengah Lingkungan IV Kelurahan Padang Merbau Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi yang bertindak sebagai penghubung.

Berbagi keuntungan dari kelakuannya, Supriadi mendapat Rp1 Juta. Sedangkan tersangka Aldo Tama Rianto memperoleh Rp 3 Juta. Kedua tersangka mengaku melakukan pencurian sepeda motor untuk membayar hutang kepada rentenir.

Terhadap tersangka pencurian sepeda motor dikenakan Pasal 363 nyat 2 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 9 tahun pidana penjara.

Sedangkan terhadap tersangka Bambang Suwatno dan Hardiansyah dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun pidana penjara.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Indrapura AKP Sandi menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati membeli kendaraan bermotor tanpa STNK dan BPKB karena dikhawatirkan merupakan hasil kejahatan.

“Sayangi dirimu dan keluargamu karena dengan membeli barang curian akan berujung ke penjara,” kata Kapolsek. (EAPs)

Continue Reading
Advertisement
3 Comments

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.