Connect with us

Batu Bara

Covid Menerpa, Bupati Batu Bara Makin Tajir, Jumlah Orang Miskin Meningkat

Jangkau.com, Batu Bara – Di tengah pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat di Kabupaten Batu Bara mengalami penurunan kelesuan ditandai dengan kenaikan PHK hingga daya beli masyarakat menurun, akibat pembatasan sosial yang secara statis terjadi beberapa bulan lalu, pada maret-April 2020.

Namun, hal tersebut ternyata berbanding terbalik dengan Bupati kabupaten Batu Bara Ir Zahir M.Ap yang ternyata kekayaannya semakin memuncak bagai kebal dari dampak infeksi virus corona.

Pasalnya, ketajiran Bupati Zahir semakin melonjak hingga mencapai lebih Rp 6,6 miliar, melebihi dari kekayaannya pada pilkada tahun 2018 lalu, berkisar 4,6 Miliar.

Menurut Laporan LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Penyampaian kekayaan Bupati Batu Bara pada 3 Maret 2020 untuk Periodik 2019, menunjukkan
harta Kekayaan bersih Bupati kabupaten Batu Bara Ir Zahir Map melonjak sebesar 6.615.124.042, tepatnya di titik terburuk situasi pandemi corona pada maret lalu.

Laporan tersebut mencatat bahwa selama periode yang sama, berdasarkan data Pusdatin kemensos, lebih dari 60.769 orang miskin di kabupaten Batu Bara bertambah.

Sebelumnya pada 2019 jumlah kismiskinan di daerah itu hanya berkisar 51.780 orang, lebih dari 8.989 orang miskin di Batu Bara yang bekerja pada tahun 2020 justru kehilangan pekerjaan hingga penurunan pendapatan perkejaan.

Jumlah kenaikan orang miskin tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batu Bara, Ishak Liza, pada 3 Juni 2020.

Ishak menyebut saat ini orang miskin di Batu Bara bertambah sekitar 8.989 orang, dari hasil pemeriksaan kommperhensif yang dilakukan secara holistik dari jumlah 60.769 orang miskin di Batu Bara, Berdasarkan angka di Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) milik Kemensos.

“Jumlah orang miskin kita saat ini sebanyak 60.769 orang,” kata Ishak, Jumat (03/07/2020) lalu.

Pada tahun 2019 lalu, lanjutnya, data orang miskin di Batu Bara berdasarkan akumulasi di BPS, ada sebanyak sekitar 51.780 orang.

Lebih lanjut Ishak menyebut diantara 60.769 orang miskin di Batu Bara saat ini masih bersifat dinamias, tidak bersifat statis.

“Jadi data orang mikin kita itu kan 5 tahun sekali, boleh jadi tahun depan angka 60.769 itu bisa berubah lagi,” katanya bisa saja berubah menjadi lebih kaya, boleh jadi bertambah menjadi lebih miskin,” cetusnya.

“Mungkin saat ini orang beranggapan orang miskin kita di kabupaten Batu Bara bertambah sebanyak 60.769 orang, karena kehilangan mata pencarian sejak pandemi corona atau sebagainya, tapi angka itu kan bukan berdasarkan angka permanen,” tambahnya.

Ishak menerka mungkin saja tahun depan dari 60.769 orang miskin di kabupaten Batu Bara itu boleh saja berkurang, bertambah juga iya.

“Jadi pemahamannya harus seperti itu, tidak memakai pemahaman yang statis, tapi dinamis,” pungkasnya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.