Connect with us

Kilas Daerah

Dinilai Cemari Lingkungan, PKS PT Lintong Abadi di Asahan Didemo

Jangkau.com, Asahan – Belasan massa aksi demontrasi mengatasnamakan Majelis Ikatan Mahasiswa Perubahan Indonesia (MIMPI) mendatangi Kantor Dinas Lingkuhan Hidup dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Asahan, Rabu (15/07/2020).

Dalam aksinya massa MIMPI menuntut Pemerintah Pusat dan Kabupaten Asahan segera menutup pabrik pengolahan kepala sawit milik PT. Lintong Abadi.

Massa menolak keberadaan PKS PT. Lintong Abadi di Desa Hesa Air Genting Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan yang berlokasi di tengah pemukiman penduduk lantaran limbahnya mencemari lingkungan dan sangat meresahkan warga sekitar.

Koordinator Aksi MIMPI, Suheri dalam orasinya mengatakan berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 35 Tahun 2010, jarak mendirikan industri atau pabrik minimal 2 kilometer dari pemukiman penduduk.

“IMB PT. Sintong Abadi Nomor: 503/IMB-UP/DPMPPTSP/0086/VIII/2018 yang diperuntukan untuk kantor tiga lantai yang luas bangunnya diduga tidak sesuai dengan yang diajukan. Kemudian, IMB PT. Sintong Abadi Nomor: 503/IMB-UP/DPMPPTSP/0087/VIII/2018 yang diperuntukan untuk gudang satu lantai yang mana luas bangun diduga tidak sesuai dengan yang diajukan,” ungkap Suheri.

Menurut Suheri, bahwa pabrik ini dari awal berdirinya sudah menjadi persoalan bagi masyarakat di sekitar terutama persoalan limbah yang dibuang sembarang.

“PT. Sintong Abadi diduga membuang limbah hasil pengolahan ke aliran parit-parit yang berada di belakang pabrik dan mengalirkannya ke anak sungai yang melintasi perkebunan milik PTPN3, Kebun Sei Dadap,” kata orator aksi lainnya.

Suheri mengatakan diduga limbah pabrik kepala sawit PT. Sintong Abadi sudah cukup lama dialirkan ke sungai tanpa memikirkan dampaknya terhadap masyarakat, sehingga air sungai menimbulkan gatal-gatal untuk mandi dan tidak dapat digunakan lagi oleh warga.

Oleh karena itu, MIMPI meminta Pemerintah Kabupaten Asahan segera mencabut izin operasional pabrik pengolahan kepala sawit PT. Sintong Abadi yang telah merugikan aktivitas kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Cabut juga segera kedua IMB pembangunan gedung di pabrik pengolahan kepala sawit PT. Sintong Abadi, Plt Bupati Asahan Surya dan instansi terkait jangan hanya diam saja, tindak tegas manajemen PT Sintong Abadi yang telah membuang limbah pabriknya ke sungai,” tegas Suheri.

Massa MIMPI juga menduga telah terjadi kongkalikong izin operasional dan izin lainnya pada pabrik pengelohan kepala sawit PT Sintong Abadi dengan pejabat Pemkab Asahan.

“Kami menduga ada main mata antara pejabat Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Asahan dengan PT.Sintong Abadi, dan Plt Bupati Asahan Surya, kami minta juga izin HGU PT. Sintong Abadi dicabut,” pungkasnya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.