Connect with us

Kilas Daerah

Ikut Campur Urusan Keluarga Orang, Warga Ujung Padang Dilaporkan ke Polisi

Jangkau.com, Simalungun – Diduga karena ikut campur dalam persoalan suatu keluarga mengakibatkan WR (43) warga Huta III Aek Gerger Nagori Aek Gerger Sidodadi Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun dilaporkan ke Polsek Bosar Maligas Polres Simalungun.

WR dilaporkan ke Polisi karena diduga melakukan penganiayaan terhadap Eka Prasetya Siregar (29) tetangganya sendiri.

Pelapor Eka Prasetya Siregar kepada wartawan, Rabu (10/2/201) menjelaskan terlapor WR melakukan penganiayaan terhadap dirinya dengan memukul muka, rusuk serta menendang bagian pahanya di kediamannya sendiri, Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 08.30 Wib.

Diceritakannya sebelum kejadian, ibu kandungnya Erita br Torus memanggil Pangulu (Kepala Desa-red) untuk menasehati korban yang dianggap menyusahkan orangtua karena meminta uang.

Pangulu kemudian memanggil Bhabinkamtibmas Eka dari Polsek Bosar Maligas yang tidak diketahui korban apa pangkatnya.

Disebutkan korban, ketika itu lah terlapor Wr datang dan tiba-tiba tanpa ijin dan tanpa diundang langsung memukuli korban di kamar mandi juga menyiram teh panas ke tubuh korban

Menjawab wartawan, sepengetahuan korban dirinya tidak punya masalah ataupun permusuhan dengan terlapor.

“Saya tidak pernah ada masalah sebelum ini dengan WR namun saat datang dia langsung memukuli dan menunjang saya,” kata korban.

Disebutkan Eka lagi, sepengetahuannya Babinkamtibmas Eka yang tidak pakai seragam dan Pangulu Erwan meski melihat penganiayaan itu namun tidak ada upaya melerai.

Untuk itu Eka selaku korban minta Kapolsek Bosar Maligas menangkap terlapor WR karena dirinya mengaku trauma akibat penganiayaan.

Ketika dikonfirmasi di Polsek Bosar Maligas, Kapolsek Bosar Maligas AKP A. Manihuruk melalui Kanit Reskrim Ipda K. Saragih membenarkan laporan pengaduan Eka yang mengaku telah dianiaya WR.

“Kita memang menerima pengaduan Eka. Saat ini kita sudah luncurkan surat panggilan pertama terhadap WR. Bila hingga dua kali pemanggilan WR tidak hadir maka sesuai prosedur kita akan jemput paksa Wr,” terang Ipda K Saragih.

Disebutkan Kanit Reskrim Ipda K Saragih, kasus tersebut sudah dilaporkan kepada Kapolres Simalungun. (EAPs)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.