Connect with us

Batu Bara

LBH CNI Desak Penutupan Pengelolaan Limbah Berbahaya di Sei Balai

Published

on

LBH CNI saat Rilis Media, Jumat (08/11/2019)

JANGKAU.com, BatubaraPencemaran Lingkungan yang terjadi di Dusun enam Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai Kaupaten Batubara yang sudah berlangsung selama kurang lebih dari 50 hari ini telah menuai perlawanan di masyarakat.

Atas hal tersebut, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cakrawala Nusantara Indonesia (LBH CNI) angkat suara menyatakan sikap penolakan.

“Bahwa kami sangat keberatan atas pengelolaan dan pemanfataan bahan limbah b3 yang dilakukan oleh bapak burhannudin di desa perjuangan disebabkan dalam pengelolaan dan pemmanfaatan limbah b3 tersebut telah mencemarkan lingkungan,” rilis Ichsanul Azmi Hasibuan, wakil ketua LBH CNI, jumat (08/11/2019).

Menurutnya, pencemaran Lingkungan yang terjadi di dusun enam Desa Perjuangaan kecamatan sei balai kabupaten Batubara berasal dari pengelolaaan dan pemanfataan Limbah bahan berbahaya dan beracun (b3) yang tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2014 dan PermenLHK Nomor : P.95/menlhk/Setjen/Kaum.1/11/2018 tentang perizinan pengelolaan limbah b3 terintegrasi dengan izin lingkungan melalui perizinan berusaha terintegrasi elektronik.

Berdasarkan pada point pertama, LBH CNI menilai telah luput dari perhatian badan pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batubara.

“Dengan ini kami telah membuat laporan secara tertulis kepada bapak Bupati Batubara tertanggal 06 Nopember 2019 untuk menindak secara tegas dengan menutup pengelolaan dan pemanfaatan limbah b3 tersebut agar terciptanya supremasi hukum itu sendiri,” rilisnya.

Bahwa kami, lanjut Ichsanul dalam rilisnya mengajak kepada seluruh pengusaha baik pengusaha industri atau pun pengusaha kecil dan menengah yang berada di kabupaten Batubara agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan hidup agar terciptanya lingkungan yang sehat dan bersih bagi generasi mendatang.

“Karena ada asas dalam menjaga pengelolaan lingkungan hidup yaitu “asas kelestarian dan berkelanjutan”, yang artinya setiap orang memikul kewajiban dan tanggung jawab terhadap generasi mendatang dan terhadap sesamanya dalam satu generasi untuk menjaga lingkungan hidup,” akhiri rilis.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.