Connect with us

Kilas

Pelantikan PWI Batu Bara, Zahir Sebut Kepengurusan Jadi Energi Baru

Published

on

JANGKAU.com, Batu Bara – Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, MAP mengatakan kepengurusan PWI ini merupakan energi baru dan inovasi baru. Saat ini media berlomba lomba membuat judul yang menarik dan berita yang juga menarik agar dibaca.

Bupati berharap judul berita harus mencerminkan isi berita. “Jangan pula judul lain dengan isi berita,” kelakar Bupati.

Hal itu disampaikan Bupati Zahir pada arahannya saat menutup konferensi ke V PWI Batu Bara di MPH Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara, Kamis (28/11/2019).

Sebagai organisasi tertua, PWI Batu Bara diharapkan Bupati bertindak sebagai pengelola pemberitaan di Kabupaten Batu Bara.

Pemerintah Batu Bara dikatakan Zahir mendukung kinerja wartawan untuk menyampaikan informasi serta memberikan kritik. Tanpa wartawan kita tidak dapat membangun dengan cepat dan memberikan informasi.

Sebelumnya, Ketua PWI Sumatera Utara Hermansyah, SE mengambil sumpah jabatan dan melantik pengurus PWI Batu Bara masa bakti 2019-2022 diketuai Alpian, S. Sos.I. MH. I di aula MPH Tanjung Gading, Sei Suka, Batu Bara.

Alpian terpilih untuk masa bakti kedua melalui Konfrensi ke V PWI Batu Bara yang langsung dipimpin Ketua PWI Sumatera Utara Hermansyah, SE didampingi Wakil Ketua Bid organisasi Khairul Muslim dan Sekretaris Edward Tahir, S. Sos pagi harinya.

Alpian didampingi Mhd. Dian, S. Sos sebagai Sekretaris dan Marlan MS sebagai Bendahara serta para Wakil Ketua, Wakil Sekretaris dan Wakil Bendahara.

Pada sambutannya Ketua PWI Sumatera Utara mengapresiasi perhatian Bupati Batu Bara terhadap PWI. Bupati tetap konsisten membuka dan menutup konfrensi.

“Jangan biarkan Bupati sendiri. Kritik boleh asal membangun. Bila pers sebagai kontrol sosial melakukan pembiaran berarti mencederai pembangunan,” ajaknya.

Disebutkan, dalam menjalankan tugas pers harus memperhatikan kode etik pers dan 5W 1H karena itu harus berhati hati membuat berita.

“Kita prihatin melihat masih banyak pejabat yang tidak memahami profesi wartawan padahal jelas wartawan bekerja sesuai UU yang berlaku serta memegang kode etik jurnalistik,” pungkasnya. (eps)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.