Connect with us

News

Soroti Kebijakan Pemerintah, BEM SI Sumbagut Gelar Konsolidasi Akbar

Published

on

JANGKAU.com, Sumut – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) daerah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan konsolidasi selama lima hari, dimulai sejak 1 hingga 5 November 2019.

Dalam konsolidasi yang berlokasi di Gelanggang USU tersebut, mereka membahas permasalahan yang ada di wilayah Sumatera Bagian Utara (SUMBAGUT), sebagai rangka evaluasi dan merancang strategi pemecahan persoalan yang belum tuntas. Termasuk soal kebijakan pemerintah pusat.

Di sela kegiatan, pada senin 4 November 2019 pagi mereka melakukan aksi di Lapangan Merdeka Medan dibarengi dengan aksi teaterikal.

Koordinator Wilayah BEM SI Sumbagut, M Iqbal Harefa, mengatakan dalam aksi ini mereka meminta pemerintah untuk benar-benar memikirkan kepentingan rakyat.

“Kami meminta pemerintah harus bisa memikirkan kepentingan rakyat,” katanya dalam orasi, Senin (04/11/2019).

BEM SI Sumbagut menuntut pemerintah untuk mengkaji ulang proyek pembangunan demi kepentingan rakyat Indonesia, dan mengedapankan keterbukaan informasi terkait perkembangan proyek.

“Kami juga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, untuk menutup dan menyegel pabrik-pabrik yang tidak beres dalam surat izinnya, dan tidak memiliki sertifikat Amdal,” ucap Iqbal.

Selain itu, lanjut Andi Swand perwakilan Ketua BEM STMIK Royal Kisaran, kami juga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menginstruksikan kepada Pemda Asahan untuk meninjau kembali izin dan sertifikat Amdal pabrik-pabrik di Asahan.

Iqbal juga mengungkapkan, aksi tersebut tidak hanya berlangsung di Sumut, tapi juga akan berlangsung di Aceh, Riau, dan Sumatera Barat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.