Connect with us

Batu Bara

Supra Vs Scoopy di Lima Puluh, 1 Tewas 3 Luka-luka

Korban laka lantas saat diberi pertolongan pertama di unit Emergency RSUD Batu Bara.

Jangkau.com, Batu Bara – Kecelakaan lalu lintas terjadi antara sepeda motor Honda Supra versus Honda Scoopy di Jalan Umum Simpang Dolok – Lima Puluh, tepatnya Dusun 1 Desa Simpang Dolok, Kecamatan Datuk Lima Puluh Kecamatan, Kabupaten Batu Bara, Rabu (17/2/21) malam sekira pukul 21.15.

Akibatnya seorang Mahasiswa tewas serta 3 pelajar mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Batu Bara AKP Eridal Fitra melalui Kanit Laka Ipda Wahidin, Kamis (18/2/2021) mengatakan kecelakaan tersebut mengakibatkan Anan Nahwi (20), seorang mahasiswa pengendara Scoopy mengalami pendarahan dari telinga.

Anan warga Dusun ll Desa Simpang Dolok, Datuk Lima Puluh tersebut seketika dilarikan ke RSUD Batu Bara namun tewas saat di perjalanan hendak dirujuk ke RS Medan.

Sementara pengendara Supra X, Her (14) pelajar, warga Dusun 1 Desa Padang Genting, Talawi, mengalami patah tulang di tangan kanan, luka lecet di kepala, luka lecet kaki kanan dan lutut kanan dan dilarikan serta dirawat di RSUD Batu Bara.

Sedangkan dua orang penumpang Supra X warga Dusun Vlll Desa Air Hitam, Datuk Lima Puluh, Kha  (14) pelajar, mengalami luka koyak di kaki kanan dan Far (12) mengalami luka lecet juga dilarikan dan menjalani perawatan di RSUD Batu Bara.

Kanit Laka Ipda Wahidin mengatakan, kejadian bermula saat motor Honda Supra X yang dikendarai Heridianto berboncengan dengan dua orang Khalid dan Farel, datang dari arah Simpang Dolok menuju Lima Puluh.

Setibanya di tempat kejadian, diduga melaju terlalu ke kanan tanpa memperhatikan ada Scoopy di depannya.

Akibatnya terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara Honda Scoopy Anan Nahwi yang datang dari arah Lima Puluh menuju Simpang Dolok.

“Diduga mereka hilang kendali dan terjadilah tabrakan keras,” ujar Ipda Wahidin.

Ditambahkan Ipda Wahidin, saat ini barang bukti kedua sepeda motor yang terlibat tabtakan telah diamankan di Satlantas dan saat ini proses pemanggilan saksi-saksi yang melihat kejadian. (EAPs)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.