Connect with us

Regional

Aceh Jadi Provinsi Termiskin, Kambing Hitamkan Pandemi

Published

on

Kantor Gubernur Provinsi Aceh.

Jangkau.com – Beberapa waktu belakangan, Provinsi Aceh menjadi bahan perbincangan warganet di dunia maya.

Penyebabnya di kantor depan Gubernur Aceh, berjejer papan karangan bunga berisi ucapan selamat yang mengarah pada sindiran.

“Terima kasih Pak Gubernur telah mempersembahkan prestasi juara 1 termiskin se-Sumatera,” tulis ucapan dari pengirim yang mengaku bernama Mantan Penjilat.

“Terima kasih kepada Gubernur dan Sekda di atas Penderitaan Rakyat Jelata,” tulis karangan lain dari Askar BMIM.

Merespons tersebut Pemprov Aceh mengkambinghitamkan pandemi Covid-19 hingga membuat Ekonomi aceh makin terpuruk.

“Para pengkritik harus sadar kita berada di masa pandemi di mana pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dan berbagai kendala yang ditimbulkan. Mulai tidak lancarnya mobilitas ekonomi, sampai dengan dibatasinya aktivitas masyarakat,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Aceh, T Ahmad Dadek, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/2/2021).

Dadek mengatakan penambahan penduduk miskin di Aceh masih di bawah nasional. Persentase penduduk miskin Indonesia per September 2020, jelasnya adalah 10,19% atau naik 0,97 poin dibandingkan September 2019 (9,22%).

“Sedangkan angka kemiskinan Aceh 15,01% tahun 2020 menjadi 15,43%. Dalam hal ini naik sebesar 0,42%, masih rendah dibandingkan dengan kenaikan secara nasional yang mencapai 0,93 poin,” jelas Dadek.

Pemprov Aceh, menurut dia, memiliki anggaran sebesar Rp 9,384 triliun untuk penanggulangan kemiskinan. Anggaran itu berasal dari APBA Rp 8,058 triliun, APBN Rp 1,285 triliun dan CSR Rp 41 miliar.

“Total anggaran ini belum masuk Dana TP dan Tekon 2021, Dana Desa dan APBD kab/kota,” ujarnya.

Dadek berharap penggunaan Dana Desa difokuskan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, Pemprov Aceh juga bakal merangsang sektor swasta dan UMKM agar dapat bangkit di tahun ini.

Continue Reading
Advertisement
2 Comments

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.