Connect with us

Batu Bara

Batu Bara Minta GTPP Sumut Hapus 2 Daftar Pasien Positif Covid-19 di Batu Bara

Jubir GTPP Covid-19 Batu Bara pada press release, Senin (29/06/2020).

Jangkau.com, Batu Bara – Jubir GTPP (Gugus Tugas Percepatan Penanganan) Covid-19 Kabupaten Batu Bara drg Wahid Khusyairi mengumumkan pasien pertama terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Batu Bara dinyatakan telah sembuh.

Kadis Kesehatan Kabupaten Batu Bara tersebut mengabarkan DF seorang remaja putri pasien positif Covid-19 yang pertama di Batu Bara warga Desa Lubuk Hulu Kecamatan Datuk Lima Puluh setelah diisolasi selama 14 hari sudah dinyatakan negatif berdasarkan dua kali pemeriksaan swab dan sudah diperbolehkan pulang.

Demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) GTPP Batu Bara, dr Wahid Khusyairi pada press release di posko GTPP Covid-19 Batu Bara, Senin (29/06/2020).

Meski telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan kembali ke rumah orangtuanya, DF masih disarankan untuk istirahat di rumah.

Terkait pengumuman penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Batu Bara yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara dibantah oleh GTPP Covid-19 Batu Bara.

GTPP Kabupaten Batu Bara meminta GTPP Covid-19 Sumatera Utara agar menghapus data penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ke 4 dan ke 5 Kabupaten Batu Bara dari pengumuman tentang data kasus Covid-19 di 33 Kabupaten/Kota di Sumut.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kabupaten Batu Bara menyangkal dua pasien baru positif Covid-19 di Kabupaten Batu Bara.

Dikatakan drg. Wahid, berdasarkan hasil tracing yang dilakukan menyimpulkan kasus konfirmasi positif ke-4 dan ke-5 atas nama RR (21) warga Desa Bagan Baru, Kecamatan Nibung Hangus, dan NN (15) warga Desa Pahlawan, Kecamatan Tanjung Tiram, tidak dapat ditempatkan sebagai kasus konfirmasi positif Kabupaten Batu Bara.

“Karena berdasarkan hasil tracing yang bersangkutan berada di Medan sebagai asisten rumah tangga dan bukan karena transmisi lokal dari Batu Bara,” terang drg. Wahid.

Begitu juga dengan NN, berdasarkan keterangan keluarga, yang bersangkutan tidak pernah melakukan perjalanan ke Medan, dan tidak pernah melakukan pemeriksaan PCR ke Rumah Sakit USU Medan.

Dengan demikian di Kabupaten Batu Bara tinggal dua warga lagi yang dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani tes swab. (amr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.