Connect with us

Batu Bara

Bupati Zahir Plesiran ke Jakarta Saat Ribuan Rumah Warganya Kebanjiran

Published

on

JANGKAU.com, Batu Bara – Akibat banjir yang melanda di sejumlah desa di Kabupaten Batu Bara, ribuan warga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara dan sebahagian masih ada yang bertahan di tenda pengungsian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Batu Bara BukhariI Imran mengungkap, jumlah rumah warga yang digenangi banjir telah merendam desa tempat kediaman Bupati kabupaten Batu Bara, tepatnya di desa Kwala Gunung.

Bahkan, bencana banjir tersebut hingga menerjang desa yang tak jauh dari kediaman mayoritas keluarga besar Bupati Zahir, tepat di perbatasan antara Desa 4 Negeri dan desa Simpang Dolok.

“Dengan rincian 73 rumah warga di Desa Kwala Gunung dengan tingkat keparahan sebanyak 27 KK dan sebanyak 15 KK di Desa Empat Negeri,” ungkap Bukhari Imran seperti dilansir, Senin (28/10/2019).

Situasi bencana itu membuat desa tempat tinggal Bupati Kabupten Batubara Zahir dalam keadaan darurat banjir. Bahkan data sementara dari kepala BPBD Batubara, Anwardi, menyebut korban yang terdampak diperkirakan sebanyak 1.087 rumah.

“Termasuk tempat tingal Bupati (diantara perbatasaan) Desa 4 Negeri dan Kwala Gunung juga dilanda banjir,” pungkas Anwardi, (27/10/2019).

Namun di tengah bencana melanda warga di desanya, Bupati kabupaten Batubara Zahir, malah pelesiran ke Ibu Kota Jakarta. Meninggalkan warga yang sedang ditimpa musibah.

Usut punya usut, ternyata Politikus Partai PDI – Perjuangan itu dikabarkan pergi ke luar kota secara diam-diam.

Bakhan kepergianya ke ibu kota jakarta tidak terjadwal agendanya di bagian Humas dan Protokol Setdakab Batubara.

“Saya kurang tau agenda bapak di Jakarta, enggak terjadwal di protokol, ‘mendadak’ kemarin berangkatnya sama bg Tampan, Pak sekda juga berangkat ke Jakarta tapi dalam agenda lain,” Sebut Kabag Humas Pemkab Batubara, Zamzamy Elwadip, Senin (28/10/2019).

Sementara dengan kondisi kosongnya dana siap pakai yang tersisa di Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batu Bara saat ini, Sekretaris BPBD setempat Rita Desliana mengaku pesimis bisa mengcover seluruh kebutuhan warga yang terdampak bencana di tengah bupati tidak ada di tempat, apalagi bencana tersebut tidak bisa diprediksi datangnya tiba-tiba.

Padahal, dana logistik tersebut sangat dibutuhkan pihak BPBD Batubara untuk penanganan bencana hingga Desember 2019 mendatang, hal itu hingga kini masih terkendala dengan tanda tangan Bupati Zahir.

“Ga ada dana logistik kita, kosong, ini masih sedang kita upayakan,” ujar Rita, Senin (28/10/2018).

Hingga kini, pihak BPBD Batu bara untuk sementara waktu sambil menunggu kedatangan Zahir dari Ibu Kota bisa bernapas lega.

Pasalnya, pihak BPBD setempat sudah berkoordinasi dengan BPBD Propinsi Sumatera Utara yang siap melakukan droping logistik lagi.

“Ini kami masih mengharap dari provinsi pengajuan dana kedaruratannya, namun besarnya berapa kita tidak tahu” Tutupnya.

Sementara itu Sekda Kabupaten Batubara, Sakti Alam Siregar, saat disinggung terkait dengan jadwal Bupati Zahir terbang ke DKI dalam rangka apa? Dirinya mengaku tidak mengetahui persis apa agenda Zahir meninggalkan daerahnya di saat desanya tengah dilanda bencana.

“Aduh, tak tau juga abang, ga sempat dikasih tau (Bupati), yang penting (Bupati) bertugaslah ke jakarta,” pungkasnya.

Tulisan ini pernah terbit di Kontra.ID dengan judul: Daerahnya Dilanda Bencana, Bupati Zahir Malah ‘Jalan-jalan’ ke Jakarta

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.