Connect with us

Ragam

Buya Yahya Kritik Lirik Lagu Aisyah Istri Rasulullah: Saya Tidak Tega Membacanya

“Jangan disifati dengan, mohon maaf, saya tidak tega membacanya. Jadi di bait pertama ini, barisan pertama adalah mulia indah bisa diganti setelahnya,” kata Buya Yahya.

Buya Yahya, Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon.

Jangkau.com – Grup musik Sabyan Gambus sedang ramai diperbincangkan. Hal ini lantaran lagu Aisyah Istri Rasulullah yang dicover mereka menjadi trending topik di Youtube Indonesia.

Lagu ini berjudul asli “Aisyah Satu Dua Tiga Cinta Kamu” milik band asal Malaysia. Yang kemudian dilakukan perubahan lirik. Alunan musik yang syahdu membuat banyak orang suka mendengarnya

Kepopuleran lagu Aisyah Istri Rasulullah itu pun mendapat banyak komentar, termasuk dari pendiri Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, meminta lirik lagu Aisyah Istri Rasulullah diubah.

Menurut Buya Yahya, seperti dilansir wartakotalive.com, lirik lagu Aisyah Istri Rasulullah itu lebih menonjolkan fisik istri Nabi Muhammad SAW tersebut.

Pernyataan Buya Yahya itu diunggah di channel Youtube, Al Bahjah Tv pada 4 April 2020 kemarin.

Video berdurasi 15.32 menit itu sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta dan mendapatkan 4.795 komentar.

Diawali dengan salah seorang yang menanyakan kepada Buya Yahya terkait lagu Aisyah Istri Rasulullah.

“Sebenarnya boleh nggak sih kalau kita nyeritain kehidupan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan istri-istrinya dan digambarkan lewat lagu-lagu,” kata pria tersebut.

“Soalnya ada lagu yang judulnya Aisyah istri Rasulullah itu isinya nyeritain keromantisan nabi tapi di sisi lain waktu nyebut nama Sayidah Aisyah, Aisyah saja tidak pakai Sayidah. Bagaimana hukumnya, dan dinyanyikan oleh masyarakat bahkan juga menggambarkan ciri-ciri fisik Sayidah Aisyah,” tanyanya.

Mendapatkan pertanyaan tersebut Buya menjawab agar sebaiknya lagu tersebut tidak hanya menampilkan fisiknya. Tapi seharusnya menonjolkan sifat baik dari Saiyidah Aisyah yang dikenal pintar.

“Mungkin yang membuat atau ingin menembangkan lagu ini tolong syairnya diubah ya,” jelas Buya Yahya.

Dia melanjutkan, “Agar kita hadirkan sifat-sifat istimewa Sayidah Aisyah. Selain bersifat jasad, Siti Aisyah punya kelebihan, cerdas, pandai penuh kasih, tegas tapi  sejuk wajahnya.” 

Bahkan, saat melanjutkan tanggapannya, Buya Yahya menyebut dirinya tidak sanggup untuk membaca syair tersebut.

“Jangan disifati dengan, mohon maaf, saya tidak tega membacanya. Jadi di bait pertama ini, barisan pertama adalah mulia indah bisa diganti setelahnya,” kata Buya Yahya.

Mulia indah dan berseri masih wajar.

“Tapi itu yang indah tengah-tengahnya digantilah dengan yang sejuk, wajahnya sejuk mungkin bisa jadi semacam itu,” jelas Buya Yahya.

“Kemudian¬†bait pertama baris kedua, kami tidak bisa membacanya, karena saya tidak bisa membaca semua itu. Bisa diganti misalnya dengan mungkin sifat yang ditonjolkan, cerdas, pandai, penuh kasih sayang, menyifati wajah saya tidak bisa membacanya,” kata Buya Yahya. ***

Continue Reading
Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. web hosting

    Agustus, 11/08/2020 at 1:49 pm

    It’s hard to come by experienced people about this subject, but you sound like you
    know what you’re talking about! Thanks

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.