Connect with us

News

ICW Sebut Medan sebagai Kota Paling Rawan Korupsi

Published

on

Jangkau.com – Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICM) Divisi Korupsi Politik Donal Fariz menyebut Kota Medan sebagai kota besar yang paling rawan korupsi.

Ia juga mengatakan bahwa Kota Medan sebagai kota yang tidak kondusif dalam membuka daya saing lokal dan pengembangan usaha.

Hal itu disampaikan dalam Diskusi Publik “Sumut Darurat Korupsi” di Medan, Minggu, (03/06/2018)

Data itu merupakan hasil penelitian mengenai Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang dilakukan Transparansi Internasional Indonesia.

Dilansir Antaranews, dari 12 kota besar di Tanah Air yang diteliti Transparansi Internasional Indonesia, ternyata Kota Medan menempati peringkat terendah.

“Ini kado buruk bagi kita menjelang berbuka puasa,” kata Donal Fariz.

Ia mengungkapkan, dari hasil survei Transparansi Internasional Indonesia, Kota Medan mendapatkan nilai terendah yakni 37,4 persen.

Peringkat terendah juga dicatat dalam aspek mendukung daya saing lokal yakni 50,1 persen dan kemudahan berusaha 41,1 persen.

Lemahnya kualitas pelayanan di berbagai perizinan publik dan belum kuatnya political Will pemerintah daerah menjadi sebab rendahnya penilaian terhadap Indeks Persepsi tersebut.

Sedangkan untuk tingkat provinsi, Indonesia Corruption Watch menilai Sumatera Utara menempati peringkat ketiga sebagai provinsi yang paling banyak terjadi dugaan praktik korupsi. Sebanyak 49 kasus dengan kerugian negara sebesar Rp.286 Miliar.

Peringkat pertama ditempati Provinsi Jawa Timur dengan 68 kasus korupsi dan potensi kerugian negara mencapai Rp.90,2 miliar.

Kemudian, disusul Provinsi Jawa Barat dengan 42 kasus korupsi dan kerugian negara sekitar Rp.647 miliar

Continue Reading
Advertisement
261 Comments

261 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.