Connect with us

Nasional

Imam Besar Masjid Istiqlal Keberatan jika Ada Ucapan Lonjakan Corona karena Idul Adha

Published

on

Masjid Istiqlal. (Foto: Antara)

Jangkau.com – Masjid Istiqlal Jakarta tidak menggelar kegiatan salat Idul Adha 1442 Hijriah yang bertepatan pada Selasa, 20 Juli 2021.

Hal ini karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Ibu Kota.

“Masjid Istiqlal meniadakan salat Idul Adha ini. Kemudian meniadakan salat Jumat secara umum,” kata Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, KH. Nasaruddin Umar dalam acara Sehat dan Aman Di Hari Raya Kurban virtual di Jakarta, Rabu, 14 Juli 2021.

Imam Besar KH Nasaruddin Umar pun meminta, jangan ada lagi persepsi corona naik karena adanya hari raya umat Islam. Seperti pandangan yang pernah sempat muncul saat Idul Fitri lalu.

“Saya agak sedikit keberatan ya mohon maaf, jadi seolah-olah Covid yang kemarin meledak ini itu disalahkan Idul Fitrinya, mari kita secara ilmiah mengkaji ya para ilmuwan juga menemukan bahwa banyak berpapasan waktunya dengan Idul Fitri,” ujar Nasaruddin.

Nasaruddin Umar meminta tidak ada lagi pernyataan yang menyalahkan hari raya Islam atas peningkatan kasus corona di Indonesia. Cukup umat muslim jadi korban keganasan corona, jangan lagi menyudutkan agamanya.

“Saya ingin mengingatkan di sini jangan sampai nanti ajaran Islam itu yang menjadi korban, sudah umat Islam banyak yang korban jangan ajaran Islamnya lagi dikorbankan, artinya seolah-olah yang bertanggung jawab dengan maraknya Covid ini adalah gara-gara Idul Adha kemarin. Nah ini lagi gara-gara Idul Fitri kemarin tidak ada hal lagi,” jelasnya.

Maka dari itu Nasaruddin mengimbau untuk tetap berpikir secara ilmiah dan jangan sampai membuat statement yang dapat memojokkan agama Islam itu sendiri.

“Jadi harus kita jelaskan secara proporsional dan ilmiah jangan sampai nanti kita membuat suatu statement yang justru memojokkan Islam itu sebagai sebuah agama, cukuplah korbannya umat Islam terbesar,” ucapnya.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.