Connect with us

Sumut

Ini 5 OTT Yang Dilakukan AKBP Robin Simatupang Sejak Jadi Kapolres

Published

on

AKBP Robin Simatupang

Jangkau.com | Berita terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Polres Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara terhadap Kadis Sosial Sergai berseliweran di jagat media cetak, siber, hingga sosial media.

Upaya pemberantasan Korupsi, pungli melalui Operasi Tangkap Tangan itu tak lepas dari tongkat kendali AKBP Robin Simatupang sebagai Kapolres Sergai.

OTT terhadap pejabat negara yang digarap AKBP Robin ternyata bukan lah yang pertama kali dilakukan. Rekam jejak AKBP Robin Simatupang semenjak pimpin Kapolres hasilkan sederet pengungkapan skandal korupsi.

Menggantikan AKBP Dedy Indriyanto, akhir april 2018 lalu AKBP Robin Simatupang resmi menjabat Kapolres Batu Bara. Robin sendiri adalah alumni Bintara 1995/1996 yang kemudian pada tahun 1992/1993 mengikuti pendidikan Sepa.

Catatan Jangkau.com, Ia mentahtai jabatan Kapolres Batu Bara selama 20 bulan. Sebelum akhirnya pada Desember 2019 berpindah tugas kembali menjabat Kapolres di Kabupaten Serdang Bedagai.

Keseluruhan, hingga Januari 2021 AKBP Robin Simatupang sudah menjabat sebagai Kapolres dengan dua kabupaten berbeda selama 32 bulan.

Berikut kami rangkum 5 deretan kasus OTT yang dilakukan AKBP Robin Simatupang sejak menjabat Kapolres Batu Bara hingga kini menjabat Kapolres Serdang Bedagai:

OTT Pungli Surat Tanah

Robin Simatupang melalui Tim Siber Pungli Polres Batu Bara pada Rabu 7 Juni 2018 lakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap seorang Kepada Desa Aras, Air Putih, Batu Bara.

Operasi Siber itu terkait kasus Pungutan Liar (Pungli) pembuatan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang dilakukan Kades Desa Aras terhadap warganya yang menembus pembuatan Surat Tanah.

OTT Praktek Suap Dana Desa

Operasi Tangkap Tangan oleh Polres Batu Bara dipimpin AKBP Robin Simatupang terhadap tiga orang pegawai Inspektorat Batu Bara dan seorang Kepala Desa pada kamis 9 agustus 2018.

Kasus ini terkait skandal suap menyuap pemeriksaan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Dana Desa tahun 2018. Bermula saat pemeriksaan pegawai inspektorat menemui kejanggalan berkas LPJ Dana Desa seorang Kades, kemudian dimanfaatkan pegawai inspektorat meminta uang agar laporan tersebut berjalan lancar. 4 orang ditetapkan tersangka.

OTT Dinas Pendidikan Batu Bara

Robin Simatupang menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pendidikan Batu Bara, Riswandi dan Plt Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Suparman sebagai tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 25 Mei 2019.

Kasus itu mengenai Pungli yang dilakukan Plt Disdik dan Plt Kabid Dikdas Batu Bara terhadap kepala sekolah SMPNegeri 1 Air Putih. Barang bukti uang sebesar Rp.17 juta.

OTT Pegawai BPN Serdang Bedagai

Jika tiga kasus OTT sebelumnya dilakukan saat Robin Simatupang menjabat Kapolres Batu Bara. Kasus OTT ini terjadi saat Robin telah berpindah bertugas menjadi Kapolres Serdang Bedagai.

Selasa 13 Oktober 2020, OTT terjadi di kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertahanan Nasional (ATR BPN) kabupaten Sergai. Polres Sergai dinahkodai Robin Simatupang saat itu berhasil mengamankan satu orang sebagai tersangka.

Kasus ini mengenai pengutipan uang yang melibatkan Surveyor Kadaster Kementrian ATR BPN Sergai. Tersangka meminta uang pengukuran tanah pembuatan sertifikat kepada korbannya.

OTT Kadis Sosial Sergai

Yang terbaru dan masih jadi perbincangan hangat di telinga publik adalah kasus penangkapan Kepala Dinas Sosial Serdang Bedagai, Ifdal.

Ifdal terjerat Operasi Tangkap Tangan di Rumah Makan Cindelaras, Sei Rempah, pada Jumat 22 Januari 2021. Polisi menyita uang Rp30 juta sebagai barang bukti.

Polres Sergai Robin Simatupang kembali berhasil OTT seorang Kadis Sosial dalam kasus E-warong. Ifdal diduga menakut-nakuti pemilik e-warong yang merupakan distributor program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Para pemilik tersebut menyetor uang ke Ifdal agar tidak diganti.

Dari ke lima deretan OTT di bawah pimpinan Robin Simatupang dengan dua wilayah tugas berbeda, ada tiga operasi yang dilakukan dengan Kasat Reskrim yang sama.

Yakni AKP Pandu Winata. Ketiga operasi itu adalah OTT suap Dana Desa di Inspektorat Batu Bara, OTT BPN Serdang Bedagai, dan OTT Kadis Sosial Serdang Bedagai.

Diketahui, saat Robin Simatupang pertengahan menjabat Kapolres Batu Bara, terjadi rotasi Kasat Reskrim di tubuh Polres Batu Bara yang kemudian diisi AKP Pandu Winata.

Kemudian di akhir tahun 2020 Robin Simatupang berpindah tugas menjadi Kapolres Sergai, tak lama berselang polda Sumut kembali merotasi tingkat perwira Polri di wilayah Polda Sumut. Nama AKP Pandu Winata pun masuk dalam daftar rotasi dipindahtugaskan ke Polres Sergai dengan jabatan yang sama yakni Kasat Reskrim. [Lk]

Continue Reading
Advertisement
25 Comments

25 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.