Connect with us

News

Keenam Kalinya, Bupati Batu Bara Lantik Lagi Pejabat Eselon Serta UPTD di Masa Covid

Pelantikan pejabat eselon (struktural) dan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Batu Bara di aula Dinas Pendidikan di Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Rabu (24/06/2020)..

Jangkau. com, Batu Bara – Bupati Batu Bara Zahir diwakili Sekdakab Batu Bara Sakti Alam Siregar melantik 17 Pejabat eselon III dan IV dan menonjobkan 3 pejabat eselon di lingkungan pemerintah Kabupaten Batu Bara di aula Dinas Pendidikan di Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Rabu (24/06/2020).

Sejak pandemi Covid-19, sudah enam kali dilakukan mutasi terhadap pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkab Batu Bara.

Kali ini Pemkab Batu Bara mempromosikan 12 ASN nya. Mereka adalah dr Guruh Wahyu Nugraha sebelumnya Kepala UPTD Puskesmas Kedai Sianam.

Guruh Wahyu Nugraha diangkat menjadi Direktur RSUD Batu Bara mengantikan dr. Jhon Lihar Purba.

Selanjutnya H. Hakim menjadi Sekretaris BPKAD sebelumnya pegawai Dinas Perikanan Batu Bara.

Rahmadan Siregar diangkat menjadi Kabid PBB BPPRD sebelumnya Kasubbag Pendataan dan Penilaian pada Bid PBB BPPRD.

Nurhadiyanti diangkat menjadi Kabid Pemberdayaan Sosial Budaya Masyarakat pada Dinas PMD sebelumnya Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Dishub.

Sumiati dipromosikan menjadi Kasubbag Kerjasama dan Otda Bagian Tapem Setdakab, sebelumnya pegawai di kantor yang sama.

Kamaruddin diangkat menjadi Kasubbag Program dan Keuangan Sekretariat Dinas Perkim, sebelumnya pegawai di kantor yang sama.

Rizki sebelumnya pegawai pada Setdakab diangkat sebagai Kasie Pencegahan Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD.

Naomi Uli Arta Siagian, sebelumnya pegawai di Dinas Pertanian menjadi Kasie Produksi Pengolahan dan Pemasaran Tanaman Pangan Bid Tanaman Pangan Dinas Pertanian.

Nirza, sebelumnya pegawai Puskesmas Pagurawan diangkat menjadi Kasie Bina Ketahanan Kelompok Keluarga Bid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas PPKB.

Nita Selviana, pegawai pada Inspektorat diangkat sebagai Kasie Kesbang pada Kantor Kesbang Pol.

Roma Rezeki diangkat menjadi Kasubbag TU pada UPT BLK Dinas Tenaga Kerja, sebelumnya pegawai di kantor yang sama.

Eko Supiandi sebelumnya pegawai pada Dis Kominfo menjadi Sekretaris Lurah Lima Puluh

Sedangkan 3 ASN dimutasi pada eselon sama yakni Mei Linda Suryanti Lubis sebelumnya Kabid Pajak Bumi dan Bangunan pada BPPRD diangkat pada eselon sama menjadi Sekretaris pada kantor yang sama.

Kemudian Suyanto dimutasi pada eselon sama menjadi Sekretaris Kecamatan Talawi sebelumnya Kasubbag Pengangkatan Bidang Pengangkatan Pemberhentian dan Penghargaan Pegawai di BKD.

Sofyan Ery dimutasi pada eselon sama sebagai Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos. Jabatannya sebelumnya Sekretaris BPPRD.

Selain mengangkat ASN dalam jabatan yang lebih tinggi dan pada eselon sama, Pemkab Batu Bara juga mendegradasi dua jabatan.

Jhon Lihar Purba yang sebelumnya Direktur RSUD Batu Bara di degradasi menjadi Kepala UPTD Puskesmas Kedai Sianam.

Bambang Suprapto didegradasi menjadi Kasie Rehabilitasi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD. Sebelumnya Bambang menjabat Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos.

Pemkab Batu Bara pada kesempatan tersebut menonjobkan 3 pejabat eselonnya yakni Hotman Sidauruk sebelumnya Sekretaris BPKAD menjadi pegawai di Setdakab.

Kemudian Erwin Hutagalung pegawai Kantor Canat Lima Puluh sebelumnya Kasie Pembangunan Pengembangan Penataan dan Peningkatan Bid Kawasan Permukiman Dinas Perkim.

Dan Saiful Bari sebelumnya Kasie Produksi Pengolahan dan Pemasaran Tanaman Pangan Bid Tanaman Pangan Dinas Pertanian menjadi pegawai pada Dinas Ketapang.

Selain melantik 19 pejabat eselon, Sekda juga melantik 6 Kepala UPT
Sekolah Dasar Negeri.

Pada arahannya, Bupati melalui Sekda Sakti Alam menyebutkan pelantikan merupakan perwujudan dari perhitungan konkrit terkait kapasitas dan penilaian kinerja ASN.

Secara terpisah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) M. Daud mengatakan pelantikan untuk mengisi jabatan yang kosong atau alasan pangkat dan pendidikan tidak cukup untuk menduduki jabatan. (amr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.