Connect with us

Batu Bara

Kejari Periksa Setwan DPRD Batubara, Ada Apa?

Published

on

Jangkau.com, Batubara – Kejaksaan Negeri Batubara dikabarkan memeriksa Sekretaris Dewan (Setwan) Kabupaten Batubara Zainuddin SH pada Selasa 15 Mei 2018.

Hari ini Zainuddin terlihat mendatangi kantor Kejari Batubara, kedatangan Sang Setwan tersebut diduga memenuhi panggilan seksi intelijen dari kajaksaan Negeri Batubara untuk dilakukan pemeriksaan pengumpulan bahan dan keterangan.

Sampai berita ini diterbitkan belum diketahui secara resmi kasus apa yang menimpa oleh setwan DPRD setempat, Zainuddin. Sebab pihak media belum menerima konfirmasi resmi dari pihak kejaksaan maupun dari pihak yang bersangkutan.

Namun merebak kabar bahwa pemeriksaan tersebut diduga berkenaan dengan Pengerjaan Pemeliharaan Belanja BBM kendaraan Dinas tahun 2015 sebesar Rp 1.890.240.000, perawatan kendaraan dinas Sekretariat DPRD Batubara tahun 2016 sebesar Rp 2.471.323.305 serta anggaran Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke dalam dan luar daerah sebesar Rp. 4.031.657.000 dan kunjungan kerja pimpinan anggota DPRD dalam daerah sebesar Rp.2.105.002.000.

Seperti diketahui sebelumnya, sejumlah media sempat menuliskan pemberitaan terkait Pejabat Setwan DPRD, H Zainuddin SH telah dilaporkan ke kejaksaan setempat terhitung sejak 1 Juni 2017 lalu oleh sejumlah gabungan mahasisw Batubara.

Sebelumnya Setwan DPRD Batubara, H Zainuddin diduga melakukan korupsi anggaran BBM radis tahun 2015 yang banyak melibatkan Oknum-oknum anggota dewan.

Diantaranya diduga melibatkan ketua DPRD dengan menghabiskan belanja biaya minyak pertamax sebanyak 13200 liter, Wakil Ketua DPRD menghabiskan BBM sebanyak 13200 liter, kelengkapan Anggota Dewan sebanyak 73920 liter, sekwan sebanyak 52800 liter, seluruh Kabag jajaran Setwan sebanyak 10560 liter dan minyak sepeda motor sebanyak 5280 liter, genset DPRD sebanyak 26400 liter yang diduga dibelanjakan dengan manipulasi faktur.

Sedangkan dugaan  penyalahgunaan biaya perawatan kendaraan dinas tahun 2016 sebesar Rp 2.471.323.305. anggaran tersebut di belanjakan untuk keperluan suku cadang dan oli kendaraan dinas sekretariat DPRD, yang diantaranya sebanyak 14 mobil kelangkapan Anggota komisi DPRD dan 14 sepeda motor serta genset.

Sementara anggaran Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam dan luar daerah sebesar Rp. 4.031.657.000 beserta kunjungan kerja rapat pimpinan anggota DPRD dalam daerah sebesar Rp.2.105.002.000 diduga juga diselewengkan.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.