Connect with us

News

Kericuhan Aksi Mahasiswa di Medan, KontraS: Bukti Kegagalan Aparat Keamanan

Published

on

JANGKAU.com, Medan – Menyoal aksi demonstrasi ribuan mahasiswa di Medan Sumatera yang berakhir ricuh yang berujung penangkapan terhadap 55 orang masa aksi oleh pihak kepolisian Polda Sumut, Selasa (24/09/2019).

Penangkapan 55 massa aksi itu pun mendapat sorotan dari Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut dan aliansi masyarakat lainnya.

Koordinator KontraS Sumut, M Amin Mutazam Lubis menilai, aparat keamanan dalam hal ini Polda Sumut telah gagal dalam melakukan penanganan aksi pengunjuk rasa dari ribuan mahasiswa tersebut.

“Kericuhan yang terjadi merupakan salah satu bukti kegagalan aparat keamanan dalam hal melakukan pengendalian masa (Dalmas),” terang Amin, Rabu (25/09/2019).

Di sisi lain, KontraS Sumut bersama Aliansi Masyarakat Sipil Anti Penyiksaan (SIKAP) Sumut memaparkan kepolisian menggunakan kewenangan yang berlebihan dalam menghadapi demonstrasi mahasiswa yang menolak RKUHP.

“Adanya Dugaan penggunaan kekuatan secara berlebih-lebihan dalam upaya pembubaran massa,” tuturnya.

Kepolisian, lanjut Amin, harusnya menjadikan PERKAP 1/2009 tentang penggunaan kekuatan sebagai acuan dalam menggunakan kekuatan.

Dalam PERKAP tersebut, penggunaan kekuatan bisa dilakukan asal menerapkan prinsip akuntabilitas dan terukur. Untuk itu, aparat kepolisian harus mengisi formulir penggunaan kekuatan untuk melaporkan tindak kekerasan yang dilakukan dalam mengendalikan massa. Hinga saat ini, prinsip akuntabilitas dan terukur masih tidak jelas.

“Apalagi melihat fakta di lapangan maupun melalui video yang tersebar luas di publik, kami menduga kuat bahwa standart operasional ini tidak berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Tak sampai di situ, KontraS menilai proses penegakan hukum masih berjalan sepihak, yakni cenderung menyasar pada massa aksi yang diduga melakukan tindak pidana.

Amin menjelaskan, dari berbagai temuan di lapangan, dugaan pelanggaran prosedur dan praktik kekerasan aparat terhadap massa aksi juga harusnya usut secara professional, akuntabel dan transparan. Sehingga massa aksi korban kekerasan juga dapat terpenuhi rasa keadilannya. (Lk)

Continue Reading
Advertisement
59 Comments

59 Comments

  1. Pingback: how much will generic viagra cost

  2. Pingback: buy cialis

  3. Pingback: where to buy prochlorperazine

  4. Pingback: carvedilol 3.12 mg otc

  5. Pingback: rosuvastatin 5mg coupon

  6. Pingback: desmopressinmg without prescription

  7. Pingback: where to buy divalproex 125mg

  8. Pingback: trazodone usa

  9. Pingback: where can i buy tolterodine 1 mg

  10. Pingback: cheap acetazolamide 250 mg

  11. Pingback: fluconazole 150mg online

  12. Pingback: oxybutynin 2.5 mg no prescription

  13. Pingback: doxycycline usa

  14. Pingback: bisacodyl medication

  15. Pingback: venlafaxine australia

  16. Pingback: amitriptyline united states

  17. Pingback: permethrin 30g cheaporder permethrin

  18. Pingback: cheapest erythromycin

  19. Pingback: how to purchase estradiol

  20. Pingback: tamsulosinmg usa

  21. Pingback: how to purchase fluticasone 50mcg

  22. Pingback: alendronate cost

  23. Pingback: nitrofurantoin price

  24. Pingback: glipizide australia

  25. Pingback: isosorbide without a doctor prescription

  26. Pingback: buy sumatriptan 50mg

  27. Pingback: loperamide over the counter

  28. Pingback: azathioprine 50 mg price

  29. Pingback: propranolol cheap

  30. Pingback: cost of indomethacin

  31. Pingback: lamotrigine otc

  32. Pingback: terbinafine cheap

  33. Pingback: where to buy digoxin

  34. Pingback: levothyroxine mcg canada

  35. Pingback: cheap gemfibrozil 300mg

  36. Pingback: metoprolol uk

  37. Pingback: how to buy clotrimazole

  38. Pingback: metoclopramide tablet

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.