Connect with us

Kilas Daerah

Minta Polisi Tangkap Pemilik Facebook Rizky Hardiansyah yang Hina Ponpes Musthafawiyah

“Ini pelecehan terhadap ulama Madina serta penghinaan luar biasa kepada Pondok Pesantren Musthafawiyah yang dilakukan secara sengaja dan berulang ulang serta telah melukai hati umat Islam. Hal ini tidak bisa dibiarkan dan tidak bisa ditolerir,”

Published

on

Ustadz Amin Rangkuti bersama alumni Ponpes Musthafawiyah meminta kepolisian segera menangkap pemilik akun Facebook Risky Hardiyansah karena menghina Ponpes Musthafawiyah. (Foto: Jurnassumut.com)

Jangkau.com – Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Musthafawiyah mendesak polisi segera menangkap pemilik akun Facebook ‘Rizky Hardiansyah’.

Akun itu telah melukai hati siswa dan alumni Ponpes Musthafawiyah serta umat Islam lantaran postingan foto-fotonya di media sosial facebook yang tidak senonoh.

“Sudah lebih setengah bulan unggahan foto-foto yang berisi penghinaan terhadap Ponpes Musthafawiyah di Desa Purba Baru, Mandailing Natal, dan umat Islam terjadi, tetapi pemilik akunnya hingga kini belum juga ditangkap. Kita minta kepolisian serius menangani kasus ini agar tak menimbulkan keresahan umat Islam,” kata Ustad Amin Rangkuti, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (22/2) mewakili alumni Musthafawiyah.

Amin Rangkuti mengatakan meski postingan telah dihapus dari akun Facebook Rizky Hardiansyah, dan akunnya sudah non aktif, tetapi masih ada bukti yang diambil dari tangkapan layar.

“Apa yang dilakukan pemilik akun Rizky Hardiansyah itu sangat melukai hati alumni Ponpes Musthafawiyah, sebagai pesantren tertua di Sumatera Utara yang telah banyak melahirkan para ulama, da’i dan cerdik pandai, tak hanya di Sumut tapi juga nasional. Tindakan itu dapat dikatakan sebagai sudah menistakan agama dan melecehkan ulama di Madina, sehingga pelakunya harus segera ditangkap dan dihukum berat,” ujar Ustad Amin Rangkuti.

Alumni Ponpes Musthafawiyah sangat mengecam dan mengutuk keras perbuatan tidak terpuji dan tidak bermoral dari akun Facebook Rizky Hardiansyah, yang telah melakukan tindakan kriminalitas dunia maya dalam bentuk penistaan agama Islam.

“Ini pelecehan terhadap ulama Madina serta penghinaan luar biasa kepada Pondok Pesantren Musthafawiyah yang dilakukan secara sengaja dan berulang ulang serta telah melukai hati umat Islam. Hal ini tidak bisa dibiarkan dan tidak bisa ditolerir,” kata Amin.

Sebelumnya, viral unggahan penghinaan terhadap Ponpes Musthafawiyah oleh akun facebook Rizky Hardiansyah yang menuliskan Musthafawiyah sebagai ‘Sekolah Anjdan merubah sejumlah orang yang berfoto di depan sekolah itu menjadi berkepala anj.

Juga ada orang yang dibuat sedang membuka celana, serta adanya unggahan foto orang berkepala anj*** sedang di Baitullah, Mekah.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.