Connect with us

Batu Bara

Oknum Waskita Karya Diduga Intimidasi Wartawan, LBH Medan: Kebebasan Pers Tak Boleh Diganggu

Jangkau.com, Medan – Lembaga Bantuan Hukum Medan (LBH Medan) angkat suara terkait dugaan intimidasi wartawan oleh oknum Humas PT Waskita Karya yang terjadi di Batu Bara Sumatera Utara.

“Kebebasan pers tak boleh diganggu, terlebih dengan ancaman oleh siapapun,” rilis Tim LBH Medan Maswan Tambak, Jumat (03/07/2020).

Menurutnya kemerdekaan pers merupakan bentuk kedaulatan rakyat yang tetap berlandaskan pada prinsip prinsip demokrasi, keadilan dan supremasi hukum.

Pers dalam aktifitasnya berfungsi sebagai media informasi, pendidikan dan kontrol sosial.

“Oleh karena hal tersebut tak ada alasan untuk membungkam pers dalam bentuk apapun termasuk dengan menunjukkan senjata api di hadapan wartawan yang memang bertugas memberitakan,” kata Maswan.

Maswan menerangkan, berdasarkan sumber pemberitaan dari beberapa media online, kami dapati informasi terkait adanya seorang wartawan media online bernama Muhammad Murhim yang diancam oleh oknum yang mengaku sebagai Humas PT WK yang memperlihatkan sesuatu yang diduga sebuah senjata api.

Peristiwa tersebut terjadi pada awalnya dikarenakan adanya sebuah pemberitaan mengenai keberatan warga atas akses pembangunan proyek tol yang diduga meresahkan warga.

“Tidak hanya menunjukkan senjata api, oknum tersebut juga mengancam murhim akan diangkat oleh kasat reskrim batubara dan diancam diadukan balik. (Persindonesia.com juli, 2 2020 dan Detikperistiwa.com),” rilis Maswan.

Selain dari pemberitaan di atas, lanjut Maswan, berdasarkan komunikasi langsung dengan Murhim maka Murhim membenarkan peristiwa tersebut.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, setelah memastikan kebenaran informasi tersebut tentu sangat menyesalkan adanya tindakan menunjukkan senjata api oleh oknum yang diduaga selaku Humas PT. WK terkait sebuah pemberitaan.

“Tindakan oknum Humas PT. WK tersebut tentu mengganggu kebebasan Murhim dalam membuat pemberitaan dan hal tersebut juga tentu berdampak pada rekan rekan wartawan murhim yang lain,” terang Maswan.

Terhadap tindakan oknum humas PT. WK tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian resor Batu Bara sehingga Lermbaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta agar Pihak Kepolisian Resor Batu Bara dapat menindak lanjuti Laporan tersebut sesuai dengan ketentuan KUHAP dan beberapa peraturan Kapolri terkait proses hukum dilingkungan kepolisian.

“Selain proses hukum tersebut, diharapkan juga kiranya para unsur pimpinan daerah dapat memberikan atensi atas kasus ini agar tidak terulang,” tutup Maswan.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.