Connect with us

Kilas

Paham Golput Merusak Tatanan Bernegara 

Published

on

Oleh: Adillah feruari purba S. Pd

Jangkau.com – Setiap Masyarat Indonesia memiliki hak untuk memilih presiden, kepala daerah, hingga anggota legislatif.

Sesuai dengan ketentuan pasal 22 E Undang-undang dasar negara republik Indonesia tahun 1945, pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, Anggota DPD, serta anggota DPRD diselenggarakan berlandaskan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali.

Pemilihan umum (Pemilu) adalah proses memilih seseorang untuk mengisi jabatan politik tertentu atau dapat juga diartikan sebagai proses mengisi jabatan-jabatan mulai dari jabatan presiden (eksekutif), wakil rakyat (legislatif), di berbagai tingkat pemerintahan, sampai kepala desa.

Dalam buku Konstruksi Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945 (2010) karya Titik Triwulan, pemilu dianggap sebagai lambang sekaligus tolak ukur dari demokrasi.

Dengan adanya pemilu masyarakat dapat menggunakan hak suaranya untuk menentukan pilihannya. Setiap masyarakat memiliki hak untuk memilih calon pemimpinnya yang sudah di atur di dalam kontitusi negara.

Menurut Mahkamah dalam pendapatnya, hak memilih adalah hak yang dijamin dalam konstitusi sebagaimana dinyatakan dalam Putusan MK Nomor 011-017/PUU-I/2003 yang menyebutkan, “Menimbang, bahwa hak konstitusional warga negara untuk memilih dan dipilih (right to vote and right to be candidate) adalah hak yang dijamin oleh konstitusi, undang-undang, maupun konvensi internasional, maka pembatasan, penyimpangan, peniadaan dan penghapusan akan hak dimaksud merupakan pelanggaran terhadap hak asasi warga negara.

Ketika salah satu masyarakat tidak mengindahkan tatanan bernegara maka sama dengan melanggar konstitusi negara.

Sebagai masyarakat yang baik yang bertempat tinggal di negara demokrasi sudah seharusnya untuk menggunakan hak pilih, sehingga paham golput tidak menyebar dan merusak sistem dan tatanan demokrasi.

Continue Reading
Advertisement
6 Comments

6 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.