Connect with us

Desa Kita

Pembangunan Parit Pasangan ‘Dana Desa’ di Tanjung Kubah Rugikan Warga

Published

on

Jangkau.com, Batubara – Pembangunan parit pasangan bersumber Dana Desa tahun anggaran 2018 di jalan Barus Saragih Dusun II Desa Tanjung Kubah Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara yang seharusnya menjadi berkah bagi masyarakat di sekitar justru menjadi bencana dan merugikan warga.

Pasalnya, pasca pembangunan parit pasangan pada juli 2018 yang semestinya menjadi sarana pembuangan air, malah membuat rumah warga di sekitar kebanjiran. Padahal sebelum adanya parit pasangan itu, jarang sekali rumah warga di sekitar lokasi mengalami kebanjiran.

“Semenjak ada parit pasangan ini, setiap turun hujan, pasti rumah kami yang deket lokasi pembangunan kebanjiran, padahal dulu sebelum ada parit pasangan ini, jarang kami kebanjiran,” ucap masyarakat di sekitar pembangunan berinisial NM kepada jangkau.com, Rabu, (3/10/2018).

Parahnya lagi, plat beton bergandengan dengan parit itu yang sudah lama ambruk dan tersumbat gundukan tanah yang seharusnya dilakukan perbaikan terlebih dahulu sebelum perbaikan parit, sama sekali tidak dihiraukan oleh kepala desa setempat.

Sehingga pembangunan tersebut terkesan asal jadi tanpa ada perencanaan yang matang dan berembuk dengan masyarakat setempat.

“tengoklah bang, banjir ginilah yang sering kami alami, kan sama aja ini namanya Dana Desa musibah bagi kami,” ucap NM sambil menunjuk ke arah rumah yang tergenang Air dan plat beton yang mampat.

(Plat Beton yang roboh dan tersumbat sebelum dan sesudah kegiatan pembangunan parit pasangan padan namun tetap dibiarkan tanpa perbaikan)

“NM” mengungkapkan, pembangunan parit pasangan yang dilaksanakan pemerintahan Desa Tanjung Kubah bersumber Dana Desa itu juga menimbulkan keresahan bagi warga selama proses pembangunan. Muali dari tidak ada papan informasi yang memuat belanja kebutuhan barang (Plang Proyek), tidak jelasnya jumlah anggaran, dan warga juga tidak dilibatkan untuk rembug bersama membangun pekerjaan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, kepala Desa Tanjung Kubah, Joko masih belum bisa dimintai keterangan.***

Continue Reading
Advertisement
8 Comments

8 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.