Connect with us

News

Prapidkan Kapolda Sumut, Yusroh Didampingi 24 Pengacara

Published

on

Jangkau.com, Medan – Muhammad Yusroh Hasibuan seorang jurnalis media online yang ditangkap Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Sumut mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kapolda Sumut.

Gugatan dengan No.95/Pid.Pra/2018/PN Medan, diajukan M Yusroh Hasibuan (pemohon) kepada Kepolri cq, Kapolda Sumut cq dan Direktur Reskrimsus Polda (termohon), atas tidak sahnya penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan pemohon.

Dalam memperjuangkan dan merebut keadilannya, Muhammad Yusroh didampingi 24 pengacara yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Anti Kriminalisasi (KORAK) Sumatera Utara.

Tim advokasi KORAK sendiri terdiri dari beberapa aliansi, mulai dari KontaS Sumut, LBH Medan, LBH CNI, Bakumsu, PBHI, LBH WI, beberapa LBH dan komunitas lainnya.

“ya, saat ini ada 24 pengacara yang dampingi kasus Yusroh,” ucap Maswan Tambak dari LBH medan, koordinator KORAK Sumut di halaman Pengadilan Negeri Medan, jumat (21/12/2018).

Dan tak menutup kemungkinan, tambah Maswan, akan ada lagi nanti advokat dan beberapa aliansi-aliansi yang bergabung untuk membela Yusroh.

Sebelumnya, pada 06 Nopember 2018 Yusroh ditangkap oleh Reskrimsus polda Sumut di halaman kantor DPRD Batubara atas tuduhan melakukan pencemaran nama baik.

Kasus itu bermula karena tulisannya di sebuah grup WA yang menjawab pertanyaan dari teman grup lainnya dengan kalimat “Siantar Simalungun Gmni GMKI HMI Himmah BEM dan lain lain. Mengutuk tindakan represif Oknum polri. Copot Kapoldasu”.

Atas tulisan itu, Yusroh dituduhkan telah melakuan pencemaran nama baik seorang pejabat negara, yakni Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto.

Yusroh disangkakan melanggar pasal 27 Ayat (3) jo Pasal 45 Ayat (3) UURI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE jo Pasal 316 KUHPidana. hingga kini Yusroh masih berada di dalam sel tahanan.***(Fadli Lk)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.