Connect with us

Batu Bara

Pulang Kampung, Janmat Sembiring Bilang Sambil Monitor Perkembangan Soal 2023

Published

on

Janmat Sembiring pulang kampung ke Batu Bara melakukan reuni bersama teman sekolah.

Jangkau.com – Putra Batu Bara yang bermukim dan berbisnis di Jakarta pulang kampung sembari memonitor perkembangan Kabupaten Batu Bara.

Kepulangannya ke kampung halaman sekaligus mengadakan Reuni SMPN I Alumni 79-80 dan Reuni Alumni SMA Daerah 82-83 di kediamannya di Jalan Syarifuddin, Kelurahan Indrapura Kecamatan Air Putih, Batu Bara, Senin (22/2/2021) malam.

Di tengah acara yang terbilang sederhana lantaran kondisi pandemi Covid-19, sang petarung tangguh — sebutan jurnalis kepada Janmat Sembiring — acara dihibur oleh Hafiz artis ibukota asal Batu Bara.

Pada sambutannya, Janmat Sembiring mengatakan, terima kasih kepada teman sejawat, alumni SMPN I Indrapura dan SMA Daerah Indrapura yang turut hadir di kediamannya.

“Tetap gunakan masker karena masih situasi pandemi Covid-19”, imbaunya.

Ucapan yang sama disampaikannya atas dukungan dari rekan sejawat dan masyarakat Batu Bara, yang telah berupaya mendukung pada saat Pilkada 2018 yang lalu.

“Kegagalan di Pilkada Batu Bara yang lalu, itu semua sudah kehendak Allah. Saya terima dengan ikhlas, dan saya yakin ini semua kehendak yang kuasa dan ada rahasia di balik ini semua,” kata Janmat.

Lanjutnya, ketika bertarung di Pilkada Batu Bara 2018 lalu, ia selalu berdoa untuk kebaikan masyarakat.

“Ya Allah kalau kehadiran saya menjadi pemimpin bermanfaat bagi masyarakat banyak, kabulkan Ya Allah, tapi kalau tidak, gagalkan ya Allah,” ucapnya menirukan doa saat pilkada lalu.

Meski tidak memenangkan Pilkada, ia mengakui mengakui tetap bersyukur dengan segala yang ada dan terjadi.

“Allah masih melindungi saya, dan rahasia di balik itu semua Allah lah yang tahu,” ucap Janmat.

Katanya, pulang kampung kali ini tidak bisa berlama- lama, lantaran masih ada tugas dan kegiatan lain yang harus selesaikan.

“Pulang kampung sambil monitor perkembangan Kabupaten Batu Bara, kita tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun 2023 nantinya,” katanya.

Ungkapan itu sepintas melahirkan tanda tanya di benak tamu undangan yang hadir.

Padatnya kegiatan Janmat, membuat ia terhambat turun gunung. Sekadar diketahui, dua pekan sebelumnya dilakukan terlebih dahulu kegiatan menyantuni ratusan anak yatim. (EAPs)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.