Connect with us

Batu Bara

Sampah Virtual Zahir-Oky di Jalan Raya, Aktivis HMI: Mereka Layak Disebut Bodoh

Published

on

Jangkau.com – Pemasangan sampah virtual atau alat peraga kampanye (APK) liar dari salah satu kandidat Pilbub dan cawabub Batubara 2018 semakin marak dilakukan.

Dari empat pasangan kandidat yang bertarung di pilkada Batubara, dugaan pelanggaran atribut di luar produksi KPU paling banyak dilakukan oleh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Batubara nomor urut 3 Ir. Zahir M.AP dan Oky Iqbal Prima, SE.

Selain di desa-desa, ditemukan juga sampah virtual atau alat peraga kampanye (APK) liar kandidat Ir. Zahir M.AP dan Oky Iqbal Frima, SE di jalan lintas Sumatera Utara, tepatnya di Jalan Raya jendral sudirman kelurahan Indrapura kecamatan Air Putih kabupaten Batubara.

Atribut tersebut merupakan ucapan selamat Idul Fitri dari Zahir dan Oky yang menggunakan jasa iklan billboard dengan memuat tulisan bahwa diri mereka sebagai kandidat, yang jelas jelas melanggar aturan dalam pilkada.

Menanggapi hal itu, Aktivis HMI Sumatera Utara, Muhammad Nurizat Hutabarat menilai kandidat yang bersangkutan terkesan bangga melanggar aturan.

“Kalaupun mereka paham terhadap edaran Banwaslu nomor B-1601/K.Bawaslu-Prov.SU/PM.00.01/05/2018, namun tetap saja mereka memasang atribut selain dari cetakan KPU dan larangan dari Banwaslu, artinya kandidat itu layak disebut bodoh,” ucap lelaki bertubuh mungil itu.

Ia juga mengatakan bahwa pasangan Zahir-Oky sebagai warga negara yang tidak taat aturan hukum.

“Aturan Banwaslu itu sangat jelas melarang, Itu artinya mereka layak disebut bodoh karna secara terang terangan melanggar aturan yang ada, Apalagi kedua pasangan calon Bupati Batubara nomor urut 3 ini dengan sengaja telah melakukanya, maka sudah layak didiskualifikasi” pungkas Nurizat menambahkan.

Menurut Nurizat, penertiban APK liar memang tugas dari penyelenggara. Meskipun begitu, seluruh kandidat seharusnya tidak berulah dengan membuat APK liar seperti yang dilakukan Zahir dan oky di pilkada Batubara. Apalagi desain dan materi alat kampanye sudah diatur dalam PKPU dengan segala larangan laranganya dari banwaslu.

“Demi menjunjung keadilan dalam berpilkada dan mencerdaskan anak bagsa dalam pesta politik. Kami meminta agar Panwaslu Batubara untuk segera diskualifikasikan pasangan Ir Zahir M.Ap dan Oky Iqbal Frima, SE dari pencalonan di pilkada,” tutupnya. (JHS/FAT)

Continue Reading
Advertisement
50 Comments

50 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.