Connect with us

News

Sikapi Situasi Nasional, JUB Gelar Muzakarah dan Tablig Akbar

Published

on

Jangkau.com, Medan – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H, serta mensikapi situasi nasional dalam tahun politik, Jaringan Umat Bersatu (JUB) Sumatera Utara (Sumut) yang terdiri dari sejumlah elemen ormas Islam, akan menggelar muzakarah alim ulama dan tablig akbar pada 7 September 2018 mendatang.

Ketua Dewan Pembina Muzakarah Alim Ulama dan Tablig Akbar JUB yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar Medan, KH Syech Ali Marbun, didampingi Ketua Panitia Aulia Hanif Parinduri, sekretaris panitia Muhammad Ikhyar Velayati Harahap, bendahara Agung Kalkausari dan sejumlah Pimpinan Pondok Pesantren di Sumut, kepada wartawan, Rabu (29/7), di Medan menyatakan, kedua kegiatan ini diadakan dalam satu rangkaian yakni memperingati dan memeriahkan tahun baru Islam serta untuk meminta masukan para alim ulama terkait situasi dan kondisi bangsa di tahun politik.

“Tahun baru Islam ditandai dengan Hijrahnya Nabi Besar Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah, pada sekitar tahun 622 M untuk membangun satu tatanan masyarakat baru yang penuh dengan kekeluargaan, perdamaian dan keberkahan,” ujar KH Syech Ali Marbun

“Karena arti Muharram sendiri adalah semangat perdamaian. Karenanya kita juga berharap meski saat ini sedang dalam tahun politik, tetapi tetap dalam semangat perdamaian, dan peran alim ulama sangat kita harapkan untuk memberi keteduhan,” tambah KH Syech Ali Marbun.

Sementara itu, Ketua Panitia Muzakarah dan Tablig Akbar, Aulia Hanif Parinduri menjelaskan, untuk muzakarah alim ulama akan diikuti sekitar 250 peserta, terdiri dari para pimpinan Ponpes, tokoh-tokoh ormas Islam, muballigh dan cendikiawan Islam.

Muzakarah yang akan diadakan pada Jumat pagi (7/9) di Hotel Santika Medan ini dimaksudkan untuk menjaring dan meminta masukan dari para alim ulama terkait situasi politik dan keummatan saat ini.

Dikatakan Aulia, saat ini Indonesia tengah memasuki tahun politik, dan situasi ini banyak menimbulkan gesekan-gesekan di tengah umat disebabkan karena pandangan politik yang berbeda.

Bahkan, di tengah situasi ini bangsa Indonesia juga dihantui dengan hadirnya gerakan radikalisme atau tindak kekerasan sekelompok oknum tertentu yang mengatas namakan agama. Kerukunan hidup umat beragama dan antar umat beragama terancam, yang ujung-ujungnya juga dapat mengancam kedamaian dan keutuhan NKRI.

“Karena itulah, melalui muzakarah alim ulama itu diharapkan ada pemikiran-pemikiran dan masukan dari para alim ulama demi persatuan, kedamaian dan keutuhan NKRI. Hasil dari diskusi dan pemikiran para alim ulama ini nantinya akan kita jadikan Rekomendasi Alim Ulama Sumut untuk keutuhan NKRI yang akan dibacakan pada acara Tablig Akbar siang harinya di Lapangan Benteng Medan,” ujarnya.

Sementara itu, sekretaris panitia M Ikhyar Velayati Harahap menambahkan, untuk acara Tablig Akbar akan diikuti sekitar 10.000 jamaah yang berasal dari santri-santri sejumlah Ponpes di Sumut. Selain itu juga berasal dari jamaah-jamaah majlis taklim di kawasan Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Binjai dan Langkat.

“Pada acara Tablig Akbar, setelah pembacaan Rekomendasi hasil muzakarah alim ulama, akan dilanjutkan dengan tausiah-tausiah yang disampaikan oleh Ustad Solmed dan Ustad Fikri Zainuddin yang sengaja didatangkan dari Jakarta. Sedangkan untuk acara zikir dan shalawatan panitia pun menghadirkan Hadad Alwi yang nantinya juga sekaligus menghibur dengan lagu-lagu religinya,” ujar Ikhyar.

Pertemuan itu akan dihadiri KH Mahfoed Siddiq pimpinan ponpes Al Fadlu Langkat, Ustad Didik Gunawan MA Pimpinan Ponpes An Nursali Binjai, Ustad Amir Panatagama SPd.I Pimpinan Ponpes al Mukhlisin Deli Serdang, Ustad Yose Rizal MPd Pimpinan Ponpes TPI Darul Hikmah Medan, Drs H Syahid Marqum Pimpinan Ponpes Mawaridussalam Deli Serdang, Ustad Ues Dzulqorni SS Pimpinan Ponpes Fajrul Iman, Ustad Wasis Atmo Pimpinan Ponpes Darul Mukhlisin Serdang Bedagai, dan sejumlah ustad pimpinan sejumlah majelis taklim lainnya.

Continue Reading
Advertisement
62 Comments

62 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.