Connect with us

Nasional

Sumut Masuk 10 Besar Tingkat Perceraian Tertinggi di Indonesia

Published

on

Jangkau.com – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Statistik Indonesia 2022 yang salah satunya berisi daftar angka perceraian di Indonesia.

Perceraian adalah putusnya pernikahan yang dapat terjadi karena talak (cerai talak) atau berdasarkan gugatan perceraian (cerai gugat).

Cerai talak adalah permohonan seorang suami yang beragama Islam untuk menceraikan istrinya kepada pengadilan agar mengadakan sidang guna menyaksikan ikrak talak.

Sementara cerai gugat adalah gugatan cerai yang diajukan oleh istri atau kuasanya yang sah kepada pengadilan.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, disebutkan bahwa pengajuan perceraian harus ada cukup alasan antara suami dan istri tidak akan dapat rukun sebagai pasangan.

Dalam laporannya, seperti dilansir Kompas.com, BPS mencatat jumlah perceraian di Indonesia pada 2021 mencapai 447.743, dengan rincian 110.400 cerai talak dan 337.343 cerai gugat.

Angka ini lebih tinggi dari dua tahun sebelumnya, yaitu 291.677 pada 2020 dan 493.002 pada 2019.

Berikut daftar 10 daerah dengan jumlah perceraian tertinggi di Indonesia pada 2021:

  1. Jawa Barat
    Cerai talak: 23.971
    Cerai gugat: 74.117
    Total: 98.088
  2. Jawa Timur
    Cerai talak: 25.113
    Cerai gugat: 63.122
    Total: 88.235
  3. Jawa Tengah
    Cerai talak: 18.802
    Cerai gugat: 56.707
    Total: 75.509
  4. Sumatera Utara
    Cerai talak: 3.553
    Cerai gugat: 13.717
    Total: 17.270
  5. DKI Jakarta
    Cerai talak: 3.959
    Cerai gugat: 12.058
    Total: 16.017
  6. Sulawesi Selatan
    Cerai talak: 3.406
    Cerai gugat: 12.169
    Total: 15.575
  7. Kepualauan Bangka Belitung
    Cerai talak: 3.119
    Cerai gugat: 11.914
    Total: 15.033
  8. Riau
    Cerai talak: 3.198
    Cerai gugat: 9.524
    Total: 12.722
  9. Sumatera Selatan
    Cerai talak: 2.473
    Cerai gugat: 8.719
    Total: 11.192
  10. Sumatera Barat
    Cerai talak: 2.372
    Cerai gugat: 6.999
    Total: 9.371

Sebagai catatan, data yang tersedia dalam laporan tersebut hanya mencakup perceraian untuk warga yang beragama Islam.

Selain itu, ada beberapa data provinsi yang masih tergabung dengan provinsi lain, yaitu Kepulauan Riau-Riau, Bali-NTB, Kalimantan Timur-Kalimantan Utara, Sulawesi Barat-Sulawesi Selatan, dan Papua Barat-Papua.

BPS menyebutkan, data perceraian ini diperoleh dari Dirjen Badan Peradilan Agama dan Mahkamah Agung.

Continue Reading
Advertisement
5 Comments

5 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.