Connect with us

News

Tak Percaya Pemkab Batu Bara, Warga Kuala Indah Tolak Konsultasi Publik

Published

on

Ratusan warga Kuala Indah saat menolak Konsultasi Publik terkait pembebasan lahan

Jangkau com, Batu Bara – Masyarakat Desa Kuala Indah Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara menolak konsultasi publik yang digelar pemerintah Kabupaten Batu Bara terkait pembebasan lahan rencana pembangungan Pelabuhan Hub Internasional dan Fasilitas Penunjang Kuala Tanjung.

“Kami akan membubarkan diri setelah orang Pemkab keluar membubarkan diri pulang,” ucap Ok Mahyuddin salah seorang dari ratusan warga yang hadir di Kantor Desa Kuala Indah, Senin (10/02/2020).

Konsultasi yang rencananya akan digelar di Kantor Desa Kuala Indah pada senin 10 Februari sekira pukul 09:39 itu akhirnya batal dilaksanakan karena mendapat penolakan dari ratusan warga terdampak.

Mereka menilai Pemkab Batu Bara tak terbuka atas segala informasi terdampak pembebasan lahan, ditambah lagi dengan undangan konsultasi publik yang dinilai tebang pilih. Lantaran hanya sebagian pemilik lahan saja yang menerima undangan konsultasi publik tersebut.

“Pak, Kami lebih mengerti di dalam ini pak, yang sudah didata 260 sekian, kenapa yang diundang 160 sekian,” teriak seorang warga lainnya.

Dalam penolakan yang sempat memanas tersebut, warga meneriakkan tidak untuk menghambat pembangunan dan menolak program strategis di kampung mereka. Hanya saja warga membutuhkan keterbukaan informasi soal tahapan-tahapan dalam pembebasan lahan yang menimpa tempat tinggal mereka.

“Pemkab berikan kejelesan kepada Masyarakat, Kau bela Kami bukan pengusaha yang kau bela, masyarakat hanya minta terbuka,” ucap Ok Mahyuddin.

Diketahui bersama, Desa Kuala Indah merupakan satu di antara beberapa Desa yang terkena dampak pembebasan lahan kebutuhan penetapan lokasi (Penlok) pembangunan kilang minyak dan Petrokimia Pertamina yang berlokasi di kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung, Batu Bara, Sumatera Utara. **(AR/Arf)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.