Connect with us

Batu Bara

Ternyata Ini Dia Sang “Pangeran” Yang Didemo Kasus Dugaan Korupsi di Batu Bara

“Jangan takut membongkar siapa pangeran tersebut. Saya katakan itu Faizal sejatinya ketua Kadin Batu Bara dan adik Bupati,” kata Arif Tampubolon.

Published

on

Adik dari Bupati Batubara, Faizal Rayhan. (Foto/Ist)

Jangkau.com – Akhir ini santer diperbincangkan masyarakat mengenai sosok seorang yang dijuluki “Pangeran” di lingkaran pemerintahan kabupaten Batu Bara.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pangeran diartikan sebagai gelar anak raja atau gelar orang besar dalam kerajaan (keluarga raja).

Titik baliknya, sosok Pangeran di lingkar kabupaten Batu Bara itu pun kini semakin jadi sorotan publik yang dikaitkan dengan isu dugaan korupsi dan penentu proyek di Dinas-dinas tanah melayu tersebut.

Pada rabu 15 Desember 2021 lalu, dalam dialog publik Koalisi Perlawanan Korupsi Rakyat Indonesia bertemakan “15 Tahun Kabupaten Batu Bara Sudahkah Bebas Kurupsi?” istilah Pangeran mendominasi menu hangat yang dipersoalkan.

Narasumber dialog, Arif Tampubolon (Red- Pemred dr.berita) saat itu menyentil tidak perlu takut melaporkan segala penyimpangan kasus korupsi, termasuk menyebutkan nama orang yang diduga terlibat di dalamnya.

“Jangan takut membongkar siapa pangeran tersebut. Saya katakan itu Faizal sejatinya ketua Kadin Batu Bara dan adik Bupati,” kata Arif Tampubolon di Kuta Coffe Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Rabu (15/12/2021) lalu.

April 2022, Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak) saat menggelar aksi damai di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nama pengeran juga menggelegar diorasikan.

Gerbrak mendukung KPK segera membongkar dugaan korupsi di Batu Bara dengan memeriksa sejumlah kepala Dinas, serta oknum yang bergelar Pangeran.

“Sudah menjadi rahasia umum oknum yang bergelar “Pangeran” itu disinyalir sebagai kekuatan yang mampu mengatur mengintervensi dan memonopoli proyek APBD maupun kebijakan strategis di lingkungan pemerintahan Kabupaten Batu Bara,” kata Rahmat Hidayat melansir orbitdigitaldaily.com, kamis 7 April 2022.

Belakangan, kamis 19 Mei 2022 Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak) bersama Perkumpulan Generasi Muda Anti Nepotisme (Pangeran) dan Federasi Advokat Republik Indonesia (Ferari) kembali menggelar demonstrasi di kantor Bupati dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara.

Massa aksi membawa 5 tuntutan yang diklaim atas temuan dugaan mark up pengelolaan anggaran negara di Pemerintahan Kabupaten Batu Bara.

Satu poin penting di antaranya, mendesak Kejari memanggil dan memeriksa seorang yang mereka juluki “Pangeran” yang diduga pengatur segala proyek dinas.

“Memeriksa oknum “Pangeran” (OK FZ) sebagai upaya pintu masuk membongkar dugaan korupsi di Kabupaten Batu Bara,” ucap koordinator aksi M. Nurizat Hutabarat.

Jangkau.com telah mencoba meminta konfirmasi Ok Faizal lewat pesan whatsapp dan telpon seluler soal aksi massa yang menyebut nama “Pangeran” mengarah ke adik Bupati Batu Bara Zahir yang diduga terlibat penentuan pemenang tender proyek di Pemkab Batu Bara pada tanggal 20 Mei 2022. Namun, tak ada tanggapan apapun.

Continue Reading
Advertisement
2 Comments

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.