Connect with us

Batu Bara

Wow, Pemkab Batu Bara Gelar Kegiatan 3 Hari di Hotel Mewah Niagara Parapat

Published

on

Pemkab Batu Bara gelar kegiatan bersama PKH di penginapan berbintang di Hotel Niagara Parapat.

Jangkau.com – Tingginya intensitas kegiatan
Pemkab Batu Bara di luar daerah dinilai  kontradiktif dan menghamburkan anggaran terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 serta pemberdayaan perekonomian daerah.

Pasalnya meski presiden Jokowi telah mengeluarkan aturan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun Pemkab Batu Bara lewat Dinas Sosial malah menggelar kegiatan di Hotel mewah berbintang.

Seakan untuk berwisata, kegiatan itu digelar selama tiga hari dari 23 sampai 25 februari 2021 tepatnya di Hotel Niagara Parapat Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Padahal saat ini di Kabupaten Batu Bara telah berdiri 3 hotel berkelas lengkap dengan aula dan ruang penginapan yang memenuhi standar, namun tampaknya Pemkab Batu Bara ogah memanfaatkannya untuk kegiatan pertemuan atau rapat-rapat.

Kebijakan kontradiktif Pemkab Batu Bara ini mendapat sorotan dari berbagai aktivis dan pemerhati.

Sultan Aminuddin aktivis asal Tanjung Tiram, menyesalkan kebijakan pemkab era Bupati Zahir yang dinilai tidak mendukung peningkatan perekonomian daerah.

“Bukan karena ada hubungan dengan 3 pengelola hotel dan aula di Kabupaten Batu Bara. Namun kita sayangkan tidak dimanfaatkan Pemkab Batu Bara yang malah bikin kegiatan di Hotel Niagara di Parapat,” ucapnya, Kamis (25/2/2021).

Begitu pula soal pemberlakuan PPKM sebagai penangkal pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, kata Sultan keberangkatan pendamping PKH dan para pejabat ke zona wisata Parapat berpotensi terimbas Covid-19.

Pandangan senada lahir dari aktivis Batu Bara lainnya, Darmansyah mengatakan demi mencegah penyebaran Covid-19, minta agar seluruh peserta dan pejabat yang hadir pada kegiatan tersebut menjalani isolasi setiba di Kabupaten Batu Bara.

“Itu juga pemborosan anggaran karena di Kabupaten Batu Bara banyak tempat untuk menyelenggarakan kegiatan,” kata Darmansyah.

Demikian pula sorotan Lembaga Pemantau Aparatur Negara (DPP LEMPAR), Zainuddin, sangat menyesalkan kebijakan mayoritas  jajaran Pemkab Batu Bara dan Legislatif Batu Bara yang lebih suka berjalan-jalan ke luar daerah.

“Percuma Bupati Zahir koar-koar minta masyarakat membatasi kegiatan ke luar daerah semasa pandemi Covid-19 sementara mereka sendiri yang melanggar,” ujar Zainuddin.

Zainuddin sependapat dengan Darmansyah, meminta seluruh peserta dan pejabat yang hadir pada kegiatan di Parapat segera diisolasi walau Bupati Zahir sekalipun.

Sekadar diketahui, Bupati Batu Bara Zahir didampingi Kadis Sosial (Ishak), Kadis Kesehatan (drg Wahid Khusairy), Kadis PMD (Radiansyah F Lubis), dan Ketua TBUPP menghadiri kegiatan Pemantapan Sumber Daya Manusia (SDM) Pendamping PKH Kabupaten Batu Bara tahun 2021 di Hotel Niagara Parapat.

Selain itu, turut hadir Kadis Perhubungan Jonnis Marpaung dan Kadis Pendidikan Ilyas Sitorus. (EAPs)

Continue Reading
Advertisement
44 Comments

44 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.