Close Menu
Jangkau

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kadinkes Batu Bara Jadi Tersangka Korupsi Dana BTT 2022 Rp 1,1 Miliar, Kejari Lakukan Penahanan

    22 Februari 2026

    Timnas Indonesia U-23 Terancam Absen di Asian Games 2026, KOI Resmi Protes ke OCA

    22 Februari 2026

    Anak Magang di Lapas Narkotika Pematang Siantar Diduga Selundupkan Sabu, Ganja, dan Ekstasi

    22 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Kadinkes Batu Bara Jadi Tersangka Korupsi Dana BTT 2022 Rp 1,1 Miliar, Kejari Lakukan Penahanan
    • Timnas Indonesia U-23 Terancam Absen di Asian Games 2026, KOI Resmi Protes ke OCA
    • Anak Magang di Lapas Narkotika Pematang Siantar Diduga Selundupkan Sabu, Ganja, dan Ekstasi
    • Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Wamen HAM: Polri Itu Pelayan Masyarakat, Bukan Algojo!
    • Prabowo–Trump Teken ART: Tarif Ekspor RI ke AS Turun ke 19%, Transfer Data Konsumen Jadi Sorotan
    • Tabuh Genderang Perang Lawan Perusahaan Nakal, PP Batu Bara All-In Kawal Pansus Plasma DPRD!
    • Perusahaan Bersikeras Pola Kemitraan, DPRD Batu Bara “Tabuh Genderang” Lewat Pansus Plasma
    • Nofri Hendri Tempuh Upaya Hukum melalui OJK, Kuasa Hukum: Dorong Akuntabilitas Bank dan Edukasi Publik soal Perlindungan Dana Nasabah
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    JangkauJangkau
    • Beranda
    • Budaya
    • News
      • Sumut
      • Nasional
      • Dunia
      • Daerah
      • Politik
      • Olahraga
    • EduTaiment
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Agama
    • Umum
    • Cakap Cakap
    • Multimedia
    • Sejarah
    Jangkau
    Home » Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Wamen HAM: Polri Itu Pelayan Masyarakat, Bukan Algojo!
    Nasional

    Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Wamen HAM: Polri Itu Pelayan Masyarakat, Bukan Algojo!

    Jangkau.comBy Jangkau.com22 Februari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wamen HAM Mugiyanto memberikan keterangan pers terkait kasus kekerasan oknum aparat
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Jangkau.com – Jakarta: Dunia kepolisian kembali tercoreng oleh aksi kekerasan oknum anggotanya. Kali ini, seorang pelajar di Tual, Maluku, dilaporkan tewas setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota Brimob. Insiden tragis ini memicu reaksi keras dari pemerintah, khususnya Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM).

    Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM), Mugiyanto, memberikan teguran keras terhadap tindakan represif tersebut. Ia secara khusus menyinggung semboyan Polri, Rastra Sewakottama, yang berarti “Pelayan Utama Bangsa”.

    Wamen HAM: Semboyan Bukan Sekadar Pajangan

    Mugiyanto menegaskan bahwa setiap anggota Polri seharusnya meresapi makna dari semboyan tersebut dalam menjalankan tugas di lapangan. Kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil, apalagi seorang pelajar, dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan profesi.

    “Polri memiliki semboyan Rastra Sewakottama, yang artinya pelayan dan pelindung utama bangsa. Namun, jika yang terjadi adalah penganiayaan hingga tewas, maka semboyan itu seolah kehilangan maknanya,” ujar Mugiyanto dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).

    Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang melanggar HAM. Ia mendesak agar institusi Polri melakukan evaluasi mendalam terhadap perilaku anggotanya, terutama dalam menangani situasi di lapangan yang melibatkan warga sipil.

    Kronologi Singkat dan Desakan Keadilan

    Meskipun detail kronologi masih dalam penyelidikan mendalam, laporan awal menunjukkan bahwa korban mengalami kekerasan fisik yang fatal. Kasus ini pun langsung menjadi sorotan publik di media sosial, memicu gelombang desakan agar pelaku dihukum seadil-adilnya tanpa ada perlindungan institusional.

    Wamen HAM meminta agar proses hukum terhadap oknum tersebut dilakukan secara transparan dan terbuka. “Tidak boleh ada impunitas. Siapa pun yang bersalah, meskipun dia aparat negara, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum,” tegasnya.

    Harapan Reformasi Kultural di Tubuh Polri

    Tragedi di Tual ini menambah daftar panjang kasus kekerasan oleh “oknum” yang mencoreng citra kepolisian. Para aktivis HAM menilai, reformasi kultural di tubuh Polri harus menjadi prioritas utama Presiden Prabowo Subianto di masa kepemimpinannya.

    Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari Kapolri untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali. Komitmen Polri untuk menjadi institusi yang humanis tengah diuji lewat penyelesaian kasus tewasnya pelajar di Tual ini. (red)

    Post Views: 18
    HAM Kekerasan Polisi Oknum Brimob Rastra Sewakottama Tual Wamen HAM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
    Jangkau.com
    • Website

    Platform media cyber berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme dalam peliputan.

    Related Posts

    Anak Magang di Lapas Narkotika Pematang Siantar Diduga Selundupkan Sabu, Ganja, dan Ekstasi

    22 Februari 2026

    Prabowo–Trump Teken ART: Tarif Ekspor RI ke AS Turun ke 19%, Transfer Data Konsumen Jadi Sorotan

    22 Februari 2026

    Tabuh Genderang Perang Lawan Perusahaan Nakal, PP Batu Bara All-In Kawal Pansus Plasma DPRD!

    10 Februari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Jangan Lewatkan

    Noise-Cancelling Headphones For a Superb Music Experience

    15 Januari 2020

    Harry Potter: 10 Things Dursleys That Make No Sense

    15 Januari 2020

    Dubai-Based Yacht Company is Offering Socially-Distanced Luxury

    15 Januari 2020

    The Courier – a New Song with Benedict Cumberbatch

    14 Januari 2020

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Don't Miss
    Daerah

    Kadinkes Batu Bara Jadi Tersangka Korupsi Dana BTT 2022 Rp 1,1 Miliar, Kejari Lakukan Penahanan

    By Jangkau.com22 Februari 20260

    Jangkau.com – BATU BARA: Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara menetapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara berinisial…

    Timnas Indonesia U-23 Terancam Absen di Asian Games 2026, KOI Resmi Protes ke OCA

    22 Februari 2026

    Anak Magang di Lapas Narkotika Pematang Siantar Diduga Selundupkan Sabu, Ganja, dan Ekstasi

    22 Februari 2026

    Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Wamen HAM: Polri Itu Pelayan Masyarakat, Bukan Algojo!

    22 Februari 2026
    About Us
    About Us

    Jangkau.com merupakan platform media siber independen berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme yang sesungguhnya dalam peliputan untuk disajikan kepada pembaca.

    Jangkau.com | Memimpin Budaya Baik

    Email : jkredaksi@gmail.com
    Contact : 082364888838

    Berita Lainnya

    Kadinkes Batu Bara Jadi Tersangka Korupsi Dana BTT 2022 Rp 1,1 Miliar, Kejari Lakukan Penahanan

    22 Februari 2026

    Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas, Wamen HAM: Polri Itu Pelayan Masyarakat, Bukan Algojo!

    22 Februari 2026

    Prabowo–Trump Teken ART: Tarif Ekspor RI ke AS Turun ke 19%, Transfer Data Konsumen Jadi Sorotan

    22 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • REDAKSI
    • CONTACT
    • DISCLAIMER
    • Ciber Media Guidelines
    © 2026 Jangkau.com. By BisnisBatuBara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.