Jangkau.com – Batu Bara: Ketika takbir kemenangan bergema di bulan Syawal yang suci, tiba saatnya bagi kita untuk kembali pada akar identitas. Majelis Kerapatan Adat Kedatukan Lima Puluh Negeri Batu Bara dengan penuh khidmat memanggil seluruh zuriat (keturunan) dan masyarakat luas untuk hadir dalam Pesta Budaya Idul Fitri 1447 H.
Perhelatan ini bukanlah sekadar acara perayaan semata, melainkan sebuah manifestasi kebesaran sejarah dan upaya suci dalam menjaga muruah adat Melayu di Tanah Batu Bara.
Puncak dari kesakralan acara ini adalah pagelaran pusaka Kesenian Moncak. Tarian perang sakral yang dibawakan oleh kaum pria ini merupakan warisan luhur pesisir timur Sumatera. Kewibawaan para ksatria yang menari akan dibangkitkan oleh iringan instrumen magis yang menggetarkan jiwa. Gemuruh Gendang dan Ogung, ritme Celempong, denting Tali Sajak, serta alunanĀ Serunai akan mengiringi setiap langkah. Dan yang paling dinantikan, adalah lengkingan syahdu dari Napiri yaitu terompet kebesaran yang di masa lampau hanya boleh ditiupkan untuk Sang Raja.

Rangkaian prosesi adat luhur lainnya juga akan menyempurnakan hari yang fitri ini:
Tepung Tawar: Sebuah ritual suci yang sarat akan doa, memohon keselamatan, keberkahan, dan tolak bala dari Sang Maha Pencipta.
Pencak Silat & Tarian Tradisional: Simbol ketangguhan raga dan keanggunan budi pekerti masyarakat Melayu.
Makan Bersama & Halal Bi Halal: Mengikis sekat dan derajat. Duduk sama rendah, makan bersama untuk merajut kembali ukhuwah, persaudaraan sejati, dan saling memaafkan.
Catat Titimangsa Perhelatan Agung Ini:
Hari/Tanggal: Selasa, 24 Maret 2026
Waktu: Pukul 08.00 WIB – Selesai
Lokasi: Kampung Perupuk, Kec. Lima Puluh Pesisir, Kab. Batu Bara
Sesuai titah kebersamaan di tanah bertuah ini, Datang Ramai-Ramai! Hadirkan diri Anda, bawa keluarga dan sanak saudara, untuk bersama-sama menyerap energi leluhur dan merayakan Idul Fitri dalam dekapan adat yang agung.
Takkan Melayu Hilang di Bumi!

