Jangkau.com – Batu Bara: Kelakuan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara di bawah kepemimpinan Bupati Baharuddin Siagian kembali mengocok perut publik atau setidaknya, membuat elus dada. Kali ini, sorotan tertuju pada Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batu Bara, Ilyas, yang berhasil mencatatkan rekor baru yaitu memboyong TV merek TCL hingga menembus angka fantastis Rp193 juta dari dana APBD.
BACA: Hanya Di Pemerintahan Bahar Siagian Harga TV Mencapai 193 Juta, Kado Hari Jadi Batu Bara Ke-20
Padahal, secara awam maupun profesional, siapapun tahu bahwa TV merek TCL 85 inci di marketplace maupun portal pengadaan nasional dibanderol dengan harga yang tergolong “ramah kantong”. Bahkan harganya jauh di bawah merek kakap seperti Samsung atau Sharp merek yang biasanya nangkring di dinas-dinas sebelum era kepemimpinan saat ini.
Lantas, bagaimana bisa TV hemat ini mendadak berharga sultan di BPBD Batu Bara?
Rupanya ada sentuhan “kreativitas” anggaran yang begitu lihai. Paket pengadaan Video Conference & TV tersebut ditengarai disusupi hingga 9 item barang pelengkap lainnya. Alhasil, barang yang sejatinya murah-meriah berhasil disulap menjadi mewah luar biasa berkat pernak-pernik pendukung yang dijejalkan ke dalamnya.
Kondisi ini memicu dugaan kuat adanya praktik benturan kepentingan serta perbuatan curang dalam proses belanja barang dan jasa di tubuh dinas tersebut.
Sayangnya, saat dimintai konfirmasi mengenai jurus sulap anggaran yang cukup menggemaskan ini, Ilyas memilih bungkam dan enggan memberikan penjelasan sedikit pun kepada publik.
Langkah spektakuler dalam membelanjakan uang rakyat ini jelas menjadi hal baru dalam sejarah tata kelola anggaran di Kabupaten Batu Bara. Tak heran jika masyarakat kini menaruh harapan besar kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan memeriksa proyek pengadaan TV “termahal” tersebut sebelum kreativitas serupa menular ke dinas lainnya. (map)

