Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Gaji Hampir 8 Bulan “Ghaib”, Guru PPPK Paruh Waktu Batu Bara Justru Didesak Asesmen Tanpa Kejelasan!
- Anak Hebat Tanpa Batas: Yayasan Perempuan Payung Bangsa Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Bersama Siswa SLB Negeri Batu Bara
- Komitmen Plasma Jalan di Tempat: Dari 13 Perusahaan Perkebunan di Batu Bara, Hanya 3 yang “Formalitas”
- DPD AKSI (Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia) Sumut Perkuat Sinergitas Ke Penasehat Presiden Bidang Komunikasi
- PD GPA Batu Bara Dukung Pemkab Gelar Uji Kompetensi dan Fit andManajer File WP Proper Test Calon Kepala Sekolah
- Rp1,5 Miliar Mengucur untuk Revitalisasi SMPN 3 Medang Deras, Publik Diminta Kawal Ketat Proyek Kemendikdasmen
- Badai di Disdik Batu Bara: Wali Wala Mundur, Yasser Abdillah Resmi Jadi Plt Baru
- Camat dan Lurah Lima Puluh Abaikan Hasil RDP Bersama DPRD Kabupaten Batu Bara
Penulis: Jangkau.com
Platform media cyber berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme dalam peliputan.
Jangkau.com – Batu Bara: Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Batu Bara sukses menyelenggarakan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) 2026 tingkat kabupaten, Minggu (15/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ulung Coffe, yang berlokasi di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan. Pelaksanaan FASI yang digelar oleh DPD BKPRMI merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional, sebagai wadah pembinaan generasi muda Islam sejak dini. Ketua Panitia Penyelenggara, Jailani, S.Pd, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa antusiasme peserta pada pelaksanaan FASI tahun ini sangat…
Jangkau.com – Batu Bara: Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemenuhan kebutuhan ekonomi menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Melonjaknya harga bahan pokok menuntut kesiapan finansial yang matang dari setiap rumah tangga. Di tengah situasi ekonomi yang mendesak ini, ketepatan pemerintah daerah dalam menyalurkan hak-hak aparatur dan pekerjanya sangat krusial. Namun, di Kabupaten Batu Bara, realitas di lapangan justru menunjukkan adanya ketimpangan kesejahteraan yang dialami oleh dua kelompok abdi negara. BACA: Pemkab Sedang Amnesia: Ratusan PPPK Batu Bara Belum Gajian Kepastian Tunjangan bagi Perangkat Desa Bagi jajaran pemerintahan desa di Kabupaten Batu Bara, persiapan menyambut Lebaran tahun ini mendapat kepastian hukum yang…
Miliaran Dana Gereja Diduga Menguap Begitu Saja, Jemaat Katolik Aek Nabara Geruduk BNI Rantau Prapat
Jangkau.com – Rantau Prapat: Kepercayaan publik terhadap sistem keamanan perbankan pelat merah kembali diuji secara fatal. Hari ini, Kamis (12/3/2026), puluhan umat dari Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara turun ke jalan, menggeruduk kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu. Agendanya jelas dan mendesak: menagih pertanggungjawaban serta kejelasan nasib dana milik gereja senilai miliaran rupiah yang diduga lenyap tanpa jejak di bank tersebut. Dari Mimbar Gereja Turun ke Jalan Bukan tanpa alasan jemaat meradang. Uang yang dikumpulkan dari keringat dan keikhlasan umat, yang seharusnya dijaga ketat di dalam brankas bank BUMN, justru dikabarkan hilang begitu…
Jangkau.com – Batubara: Sepertinya kata “sejahtera” hanya manis di bibir saat seremonial pelantikan saja. Ratusan Guru dan Operator Sekolah berstatus PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Batu Bara kini harus belajar teknik “bertahan hidup tanpa gaji” tepat di saat aroma kue Lebaran mulai tercium di rumah-rumah pejabat. BACA: Setahun Baharuddin Siagian: Janji Pertanian Menguap, Petani Gigit Jari! Meski telah resmi dilantik oleh Bupati Baharuddin Siagian pada awal tahun 2026 sebagai “garda terdepan” pendidikan, nasib para pahlawan tanpa tanda jasa ini malah berakhir tragis: terlupakan. Sudah tiga bulan lamanya kantong mereka kering, sementara tuntutan mencerdaskan anak bangsa tetap berjalan tanpa henti. Anggaran…
Jangkau.com: Di balik popularitas gemilang dan ilusi kenikmatan yang dijual oleh industri hiburan dewasa, tersimpan realita psikologis yang hancur lebur. Fakta mengerikan ini perlahan dikuliti habis oleh mantan bintang top dunia di industri tersebut, Lana Rhoades. Usai memutuskan pensiun dan menjauh dari sorotan kamera, Lana tak ragu membongkar bagaimana industri yang membesarkan namanya itu telah merusak persepsinya tentang keintiman. Secara terang-terangan, Lana menyuarakan penyesalan mendalamnya dan membongkar kepalsuan di balik layar yang selama ini dikonsumsi publik. Kehilangan Hasrat dan Mengaku Aseksual Dalam sebuah pengakuan yang mengejutkan banyak pihak, Lana membeberkan bahwa pengalaman masa lalunya telah merusak cara pandangnya terhadap keintiman…
Jangkau.com – Rantau Prapat: Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Keluarga Besar (KB) Majelis Tuah Melayu Bilah Panai (TMBP) bersama Zuriat Kesultanan Billah untuk memperkuat ukhuwah dan eksistensi budaya. Pada Minggu (8/3/2026), kolaborasi dua entitas melayu ini menggelar aksi berbagi takjil yang dipusatkan di Simpang Enam Rantau Prapat. Kegiatan yang dimulai menjelang waktu berbuka tersebut disambut antusias oleh masyarakat pengguna jalan. Usai membagikan takjil, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh keluarga besar Kesultanan Billah dan pengurus TMBP di Rantau Prapat. BACA: Adab di Atas Atribut: Kodim 0209/LB “Sowan” ke Kesultanan Billah, Minta Restu Gunakan Nama Sultan Bidar…
Jangkau.com – Labuhanbatu: Dalam tradisi militer, nama satuan bukanlah sekadar pelengkap administrasi, melainkan muruah dan identitas. Menyadari hal ini, Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu (LB), Letkol Kav Hanung Kaptiaji, mengambil langkah diplomasi kultural dengan menemui langsung ahli waris Keluarga Besar Kesultanan Billah. Pertemuan yang digelar secara tertutup namun hangat pada Rabu (25/2/2026) di Aula Makodim 0209/LB, Jalan Abdul Aziz, Rantau Utara ini, berfokus pada satu agenda krusial: memohon izin secara resmi untuk menggunakan nama Sultan Bidar Alam sebagai atribut Batalyon Infanteri (Yonif) TP 956. Langkah ini menunjukkan etika institusi yang elegan. Di hadapan sekitar 30 tokoh adat, pewaris kesultanan, dan jajaran perwira Kodim,…
Jangkau.com – Jakarta: Di tengah seremonial peresmian 218 jembatan yang disiarkan dari Jakarta pada Senin (9/3/2026), Presiden Prabowo Subianto mendadak meniupkan peluit tanda bahaya geopolitik. Alih-alih melulu bicara soal infrastruktur, Kepala Negara secara terbuka meminta seluruh elemen bangsa bersiap mengencangkan ikat pinggang menghadapi hempasan krisis akibat perang global, khususnya eskalasi di Timur Tengah. Narasi yang dibangun Prabowo cukup lugas: pemerintah tidak sedang memakai kacamata kuda. Ia mengakui bahwa dinamika geopolitik dunia saat ini berpotensi memicu gelombang tekanan ekonomi dan ketidakpastian yang akan menghantam pesisir ibu pertiwi. “Kita menghadapi kesulitan dengan sikap kita ingin mengatasi kesulitan. Kita tidak menutupi kesulitan, kita tidak…
Jangkau.com – Jakarta: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai solusi pengentasan gizi buruk perlahan mulai tercium amis. Belum juga program ini berjalan dengan sempurna di seluruh pelosok, celah transaksional sudah terbuka lebar. Proyek ini rupanya dimanfaatkan oleh para pemburu rente yang menyulap titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi komoditas pasar gelap bernilai ratusan juta rupiah. Merespons karut-marut ini, Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya mengambil langkah tegas dengan menutup total pendaftaran mitra. Wakil Ketua BGN, Sony Sanjaya, membongkar adanya praktik jual-beli titik SPPG yang angkanya bikin geleng-geleng kepala. “Sekarang sistemnya sudah ditutup. Waspadai orang-orang yang bilang masih bisa daftar.…
Jangkau.com – Batu Bara: Alih-alih mendapatkan apresiasi atas kinerjanya, Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, justru menerima sebuah “notifikasi cinta” dari warganya. Namun, jangan salah sangka. Alih-alih berisi puja-puji, surat dari warga bernama Zamal Setiawan itu merupakan somasi keras berupa rencana Gugatan Warga Negara (Citizen Lawsuit). BACA: Setahun Pemerintahan Baharuddin Siagian, PDIP DPC Kabupaten Maklumi Kinerja Pemkab Batubara Kendor Langkah hukum ini diambil sebagai bentuk perlawanan atas apa yang dinilai sebagai kelalaian fatal penguasa daerah dalam mengurus hak-hak agraria rakyatnya. Dalam salinan notifikasi yang diterima redaksi, Zamal menelanjangi sederet rapor merah dan kelalaian Bupati Baharuddin Siagian. Pertama, bupati dinilai abai karena…
