Close Menu
Jangkau

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    16 April 2026

    Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    16 April 2026

    FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator

    14 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras
    • Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?
    • FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator
    • Tak Terima Gaji “Dianaktirikan”, Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Siap Kepung Disdik
    • Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”
    • Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi
    • SILPA 74 Miliar Gegerkan Batu Bara, DPRD Diuji Integritas lewat Hak Angket
    • Setahun Bahar Berkuasa, Janji Kesehatan Mandek, Layanan Publik Tetap Terseok
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    JangkauJangkau
    • Beranda
    • Budaya
    • News
      • Sumut
      • Nasional
      • Dunia
      • Daerah
      • Politik
      • Olahraga
    • EduTaiment
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Agama
    • Umum
    • Cakap Cakap
    • Multimedia
    • Sejarah
    Jangkau
    Home » Setahun Bahar Berkuasa, Janji Pendidikan Masih Tinggal Janji
    Cakap Cakap

    Setahun Bahar Berkuasa, Janji Pendidikan Masih Tinggal Janji

    Jangkau.comBy Jangkau.com29 Maret 2026Updated:29 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Setahun Bahar Berkuasa Janji Pendidikan Masih Tinggal Janji
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Politeknik Tak Kunjung Berdiri, Beasiswa Belum Terasa, Kesejahteraan Guru Dipertanyakan, Guru PPPK Paruh Waktu Belum Digaji, Program Pendidikan Dinilai Kalah Oleh Seremoni

    Jangkau.com – Batu Bara: Satu tahun pemerintahan Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian berjalan, tetapi sektor pendidikan justru dinilai masih berkutat pada janji-janji lama yang belum berubah menjadi kerja nyata. Alih-alih menghadirkan lompatan kebijakan, publik justru melihat pendidikan tetap berjalan tanpa arah terobosan yang jelas.

    Padahal, sejak awal Bahar datang dengan sederet komitmen besar di bidang pendidikan. Dalam daftar program prioritasnya, ia menjanjikan pendirian Politeknik Kelautan dan Perikanan, perluasan beasiswa daerah, percepatan kesejahteraan guru, peningkatan literasi masyarakat, hingga mendorong anak-anak muda mengajar di pedesaan. Namun, setelah setahun memimpin, sederet janji itu dinilai belum menjelma menjadi capaian yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat.

    BACA: Beda Perlakuan Bahar Siagian: “Tancap Gas” Gaji Perangkat Desa, Guru PPPK Tiga Bulan “Puasa”

    Kritik terhadap sektor ini tidak datang tanpa alasan. Pendidikan dikepemimpinan Bahar disebut masih jauh dari sasaran. Bahar bahkan dinilai lebih sibuk mengurus agenda lain ketimbang memastikan pondasi pendidikan daerah bergerak maju. Di tengah harapan besar masyarakat, sektor pendidikan justru dianggap kalah prioritas oleh kegiatan seremonial dan agenda-agenda yang tidak langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.

    Salah satu titik kritik paling keras muncul pada isu kesejahteraan guru. Janji mempercepat kesejahteraan tenaga pendidik dinilai bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan. Sebagai contoh pada beberapa bulan yang lalu tunjangan guru agama bahkan harus diperjuangkan lewat demonstrasi di DPRD. Bila benar demikian, maka yang dipertanyakan bukan hanya keberpihakan anggaran, tetapi juga keseriusan kepala daerah dalam menempatkan guru sebagai pilar pembangunan daerah.

    Persoalan itu menjadi kian serius dengan munculnya keluhan mengenai Guru PPPK Paruh Waktu. Hingga akhir bulan ketiga setelah dilantik, mereka disebut belum juga menerima sepeser pun gaji. Kondisi ini menambah daftar panjang masalah di sektor pendidikan, sebab pemerintah dinilai gagal memastikan hak dasar tenaga pendidik dibayarkan tepat waktu. Lebih ironis lagi, keterlambatan itu disebut tidak terjadi secara merata, karena PPPK paruh waktu di OPD lain justru sudah berada dalam kondisi berbeda. Ketimpangan ini menimbulkan pertanyaan serius soal prioritas, keadilan anggaran, dan keberpihakan pemerintah daerah terhadap tenaga pendidik.

    Masalah lain muncul pada program literasi. Alih-alih tampil sebagai gerakan pendidikan yang terstruktur, peningkatan minat literasi dalam kritik tersebut justru digambarkan hanya menumpang di sela-sela kegiatan kepala daerah. Ini memperlihatkan bahwa literasi belum diposisikan sebagai agenda strategis, melainkan sekadar pelengkap citra kegiatan pemerintahan.

    Begitu pula dengan program makan bergizi gratis. Pemerintah Kabupaten Batu Bara dinilai belum menunjukkan kontribusi kuat, baik dari sisi percepatan, dukungan, maupun insentif terhadap proses pelaksanaannya. Dalam bahasa politik anggaran, ini memperlihatkan lemahnya keberanian pemerintah daerah untuk mengambil peran dalam program yang seharusnya menyentuh langsung masa depan anak-anak sekolah.

    BACA: Pemkab Sedang Amnesia: Ratusan PPPK Batu Bara Belum Gajian

    Yang membuat kritik ini terasa semakin tajam adalah kenyataan bahwa publik sejak awal menaruh ekspektasi tinggi pada Bahar. Rekam jejak birokrasi yang kuat seharusnya menjadi modal untuk mengubah janji menjadi program, dan program menjadi hasil. Namun dalam evaluasi setahun pertama ini, pendidikan justru disebut belum bergerak ke mana-mana. Harapan besar masyarakat bertemu dengan kenyataan yang dianggap minim kabar dan miskin terobosan.

    Jika situasi ini terus berlanjut, maka sektor pendidikan berisiko hanya menjadi panggung retorika, ramai saat kampanye, sunyi saat kekuasaan sudah di tangan. Ketika politeknik tak kunjung berdiri, beasiswa tak terasa, tunjangan guru dipersoalkan, dan guru PPPK paruh waktu belum juga menerima gaji, maka yang sesungguhnya sedang ditunda bukan sekadar program pemerintahan, melainkan masa depan pendidikan di Batu Bara. (red)

    Post Views: 703
    Baharuddin Siagian Batu Bara Guru PPPK Paruh Waktu Janji Politik Kebijakan Pendidikan Pemerintahan Daerah Pendidikan Batu Bara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
    Jangkau.com
    • Website

    Platform media cyber berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme dalam peliputan.

    Related Posts

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    16 April 2026

    Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    16 April 2026

    FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator

    14 April 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Jangan Lewatkan

    Noise-Cancelling Headphones For a Superb Music Experience

    15 Januari 2020

    Harry Potter: 10 Things Dursleys That Make No Sense

    15 Januari 2020

    Dubai-Based Yacht Company is Offering Socially-Distanced Luxury

    15 Januari 2020

    The Courier – a New Song with Benedict Cumberbatch

    14 Januari 2020

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Don't Miss
    Daerah

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    By Jangkau.com16 April 20260

    Jangaku.com – Batu Bara: Dunia pendidikan Batu Bara tidak hanya sedang berduka, tapi sedang berdarah. Rabu…

    Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    16 April 2026

    FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator

    14 April 2026

    Tak Terima Gaji “Dianaktirikan”, Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Siap Kepung Disdik

    10 April 2026
    About Us
    About Us

    Jangkau.com merupakan platform media siber independen berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme yang sesungguhnya dalam peliputan untuk disajikan kepada pembaca.

    Jangkau.com | Memimpin Budaya Baik

    Email : jkredaksi@gmail.com
    Contact : 082364888838

    Berita Lainnya

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    16 April 2026

    Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    16 April 2026

    FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator

    14 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • REDAKSI
    • CONTACT
    • DISCLAIMER
    • Ciber Media Guidelines
    © 2026 Jangkau.com. By BisnisBatuBara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.