Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Camat dan Lurah Lima Puluh Abaikan Hasil RDP Bersama DPRD Kabupaten Batu Bara
- Ketua AKSI (Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia) DPD SUMUT Beri Komitmen Dukungan Penuh Untuk MBG
- Bukan Fokus Tema, Bupati Baharuddin Siagian Malah Sentil Pengkritik Jalan Rusak: “5 Tahun Lalu Kalian Diam Saja!”
- Kewajiban Lahan Plasma 20 Persen di Batubara: Pansus Temukan Indikasi “Kamuflase Data” Perusahaan
- Apresiasi Pansus Plasma DPRD Batu Bara, Kedatukan Lima Puluh Siap Buka Data Konsesi
- Insentif Guru Sekolah Minggu Cair, KORUM Sentil Bupati Batu Bara: Guru Formal 6 Bulan Kelaparan!
- DPD BKPRMI Batu Bara Minta Bupati Segera Bentuk GTRA, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria dan Perlindungan Hak Masyarakat
- Sah! Pansus Plasma DPRD Batu Bara Resmi Terbentuk
Penulis: Jangkau.com
Platform media cyber berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme dalam peliputan.
Jangkau.com – Batu Bara: Gema takbir hari kemenangan masih terasa kental di Tanah Bertuah. Majelis Kerapatan Adat Kedatukan Lima Puluh Negeri Batu Bara sukses menyelenggarakan Pesta Budaya Idul Fitri 1447 H yang berlangsung meriah di Kampung Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Selasa (24/03/26). Kegiatan tahunan yang menjadi ikon pelestarian tradisi pesisir ini menarik perhatian ribuan pasang mata. Pantauan jurnalis di lokasi menunjukkan antusiasme luar biasa dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari para tungkat, pegiat seni dan budaya, hingga para pesilat yang memadati area festival. Simbol Pemersatu Lintas Etnis Menariknya, kemeriahan ini tidak hanya milik etnis Melayu semata.…
Jangkau.com – Batu Bara: Ketika takbir kemenangan bergema di bulan Syawal yang suci, tiba saatnya bagi kita untuk kembali pada akar identitas. Majelis Kerapatan Adat Kedatukan Lima Puluh Negeri Batu Bara dengan penuh khidmat memanggil seluruh zuriat (keturunan) dan masyarakat luas untuk hadir dalam Pesta Budaya Idul Fitri 1447 H. Perhelatan ini bukanlah sekadar acara perayaan semata, melainkan sebuah manifestasi kebesaran sejarah dan upaya suci dalam menjaga muruah adat Melayu di Tanah Batu Bara. Puncak dari kesakralan acara ini adalah pagelaran pusaka Kesenian Moncak. Tarian perang sakral yang dibawakan oleh kaum pria ini merupakan warisan luhur pesisir timur Sumatera. Kewibawaan…
Jangkau.com – Batu Bara: Bulan suci Ramadan selalu identik dengan kewajiban menunaikan zakat fitrah sebagai penyempurna ibadah puasa sekaligus instrumen pemerataan kesejahteraan sosial. Mengutip rujukan dari situs resmi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), syariat Islam telah menetapkan delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima aliran dana zakat ini. Mereka meliputi orang fakir, miskin, amil (pengelola zakat), mualaf, budak, gharim (orang yang berhutang), fi sabilillah, dan ibnu sabil. Secara ideal, zakat hadir untuk mengentaskan kelompok rentan ini dari himpitan ekonomi. Namun, siapa sangka jika di Kabupaten Batu Bara, daftar penerima sedekah wajib ini justru harus diisi oleh aparat pendidik negara? BACA: Beda Perlakuan…
Jangkau.com – Batu Bara: Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Batu Bara sukses menyelenggarakan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) 2026 tingkat kabupaten, Minggu (15/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ulung Coffe, yang berlokasi di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan. Pelaksanaan FASI yang digelar oleh DPD BKPRMI merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional, sebagai wadah pembinaan generasi muda Islam sejak dini. Ketua Panitia Penyelenggara, Jailani, S.Pd, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa antusiasme peserta pada pelaksanaan FASI tahun ini sangat…
Jangkau.com – Batu Bara: Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemenuhan kebutuhan ekonomi menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Melonjaknya harga bahan pokok menuntut kesiapan finansial yang matang dari setiap rumah tangga. Di tengah situasi ekonomi yang mendesak ini, ketepatan pemerintah daerah dalam menyalurkan hak-hak aparatur dan pekerjanya sangat krusial. Namun, di Kabupaten Batu Bara, realitas di lapangan justru menunjukkan adanya ketimpangan kesejahteraan yang dialami oleh dua kelompok abdi negara. BACA: Pemkab Sedang Amnesia: Ratusan PPPK Batu Bara Belum Gajian Kepastian Tunjangan bagi Perangkat Desa Bagi jajaran pemerintahan desa di Kabupaten Batu Bara, persiapan menyambut Lebaran tahun ini mendapat kepastian hukum yang…
Miliaran Dana Gereja Diduga Menguap Begitu Saja, Jemaat Katolik Aek Nabara Geruduk BNI Rantau Prapat
Jangkau.com – Rantau Prapat: Kepercayaan publik terhadap sistem keamanan perbankan pelat merah kembali diuji secara fatal. Hari ini, Kamis (12/3/2026), puluhan umat dari Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara turun ke jalan, menggeruduk kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu. Agendanya jelas dan mendesak: menagih pertanggungjawaban serta kejelasan nasib dana milik gereja senilai miliaran rupiah yang diduga lenyap tanpa jejak di bank tersebut. Dari Mimbar Gereja Turun ke Jalan Bukan tanpa alasan jemaat meradang. Uang yang dikumpulkan dari keringat dan keikhlasan umat, yang seharusnya dijaga ketat di dalam brankas bank BUMN, justru dikabarkan hilang begitu…
Jangkau.com – Batubara: Sepertinya kata “sejahtera” hanya manis di bibir saat seremonial pelantikan saja. Ratusan Guru dan Operator Sekolah berstatus PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Batu Bara kini harus belajar teknik “bertahan hidup tanpa gaji” tepat di saat aroma kue Lebaran mulai tercium di rumah-rumah pejabat. BACA: Setahun Baharuddin Siagian: Janji Pertanian Menguap, Petani Gigit Jari! Meski telah resmi dilantik oleh Bupati Baharuddin Siagian pada awal tahun 2026 sebagai “garda terdepan” pendidikan, nasib para pahlawan tanpa tanda jasa ini malah berakhir tragis: terlupakan. Sudah tiga bulan lamanya kantong mereka kering, sementara tuntutan mencerdaskan anak bangsa tetap berjalan tanpa henti. Anggaran…
Jangkau.com: Di balik popularitas gemilang dan ilusi kenikmatan yang dijual oleh industri hiburan dewasa, tersimpan realita psikologis yang hancur lebur. Fakta mengerikan ini perlahan dikuliti habis oleh mantan bintang top dunia di industri tersebut, Lana Rhoades. Usai memutuskan pensiun dan menjauh dari sorotan kamera, Lana tak ragu membongkar bagaimana industri yang membesarkan namanya itu telah merusak persepsinya tentang keintiman. Secara terang-terangan, Lana menyuarakan penyesalan mendalamnya dan membongkar kepalsuan di balik layar yang selama ini dikonsumsi publik. Kehilangan Hasrat dan Mengaku Aseksual Dalam sebuah pengakuan yang mengejutkan banyak pihak, Lana membeberkan bahwa pengalaman masa lalunya telah merusak cara pandangnya terhadap keintiman…
Jangkau.com – Rantau Prapat: Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh Keluarga Besar (KB) Majelis Tuah Melayu Bilah Panai (TMBP) bersama Zuriat Kesultanan Billah untuk memperkuat ukhuwah dan eksistensi budaya. Pada Minggu (8/3/2026), kolaborasi dua entitas melayu ini menggelar aksi berbagi takjil yang dipusatkan di Simpang Enam Rantau Prapat. Kegiatan yang dimulai menjelang waktu berbuka tersebut disambut antusias oleh masyarakat pengguna jalan. Usai membagikan takjil, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh keluarga besar Kesultanan Billah dan pengurus TMBP di Rantau Prapat. BACA: Adab di Atas Atribut: Kodim 0209/LB “Sowan” ke Kesultanan Billah, Minta Restu Gunakan Nama Sultan Bidar…
Jangkau.com – Labuhanbatu: Dalam tradisi militer, nama satuan bukanlah sekadar pelengkap administrasi, melainkan muruah dan identitas. Menyadari hal ini, Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu (LB), Letkol Kav Hanung Kaptiaji, mengambil langkah diplomasi kultural dengan menemui langsung ahli waris Keluarga Besar Kesultanan Billah. Pertemuan yang digelar secara tertutup namun hangat pada Rabu (25/2/2026) di Aula Makodim 0209/LB, Jalan Abdul Aziz, Rantau Utara ini, berfokus pada satu agenda krusial: memohon izin secara resmi untuk menggunakan nama Sultan Bidar Alam sebagai atribut Batalyon Infanteri (Yonif) TP 956. Langkah ini menunjukkan etika institusi yang elegan. Di hadapan sekitar 30 tokoh adat, pewaris kesultanan, dan jajaran perwira Kodim,…
