Close Menu
Jangkau

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    16 April 2026

    Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    16 April 2026

    FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator

    14 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras
    • Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?
    • FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator
    • Tak Terima Gaji “Dianaktirikan”, Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Siap Kepung Disdik
    • Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”
    • Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi
    • SILPA 74 Miliar Gegerkan Batu Bara, DPRD Diuji Integritas lewat Hak Angket
    • Setahun Bahar Berkuasa, Janji Kesehatan Mandek, Layanan Publik Tetap Terseok
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    JangkauJangkau
    • Beranda
    • Budaya
    • News
      • Sumut
      • Nasional
      • Dunia
      • Daerah
      • Politik
      • Olahraga
    • EduTaiment
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Agama
    • Umum
    • Cakap Cakap
    • Multimedia
    • Sejarah
    Jangkau
    Home » Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi
    Cakap Cakap

    Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi

    Jangkau.comBy Jangkau.com07 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Sektor perikanan dan pertanian di Batu Bara disorot setelah janji bantuan dan dukungan kesejahteraan bagi petani serta nelayan dinilai belum terealisasi secara nyata.
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Bantuan Benih, Perhatian Untuk Petani, Hingga Dukungan Bagi Nelayan Dijanjikan, Tetapi Yang Terlihat Justru Minim Program dan Lemah Eksekusi

    Jangkau.com – Batu Bara: Satu tahun Baharuddin Siagian memimpin Kabupaten Batu Bara, tetapi nasib petani dan nelayan dinilai belum banyak berubah. Janji politik yang semula terdengar akrab di telinga warga desa dan pesisir kini justru dipersoalkan karena belum menjelma menjadi kebijakan yang nyata, terukur, dan berpihak pada mereka yang hidup dari laut dan lahan.

    BACA: Setahun Bahar Berkuasa, Janji Pendidikan Masih Tinggal Janji

    Dalam daftar program prioritas yang pernah disampaikan ke publik, Bahar disebut menjanjikan bantuan benih dan benur sehat bagi nelayan, perhatian terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani, serta pembangunan infrastruktur yang baik untuk mendukung produktivitas pertanian. Bagi daerah seperti Batu Bara, janji itu bukan sekadar pelengkap kampanye. Itu adalah janji yang menyentuh urat nadi ekonomi rakyat.

    Namun, satu tahun berjalan, kritik yang muncul justru memperlihatkan hal sebaliknya. Dalam realita dilapangan, sektor perikanan dan pertanian disebut masih bergantung pada dana pusat. Lebih parah lagi, dukungan yang datang pun dinilai tidak dikerjakan dengan baik. Sorotan bahkan mengarah pada fasilitas pertanian yang viral karena disebut dikerjakan secara sembrono, sementara program yang benar-benar menyentuh kesejahteraan nelayan dinilai nyaris tak terlihat.

    Di titik inilah kritik menjadi telak. Pemerintah dinilai belum mampu menghadirkan keberpihakan yang nyata kepada dua kelompok masyarakat yang justru paling rapuh terhadap tekanan ekonomi. Petani menghadapi persoalan produksi, sarana, distribusi, dan harga. Nelayan berjibaku dengan biaya melaut, cuaca, hasil tangkapan, dan ketidakpastian pasar. Tetapi di tengah persoalan itu, yang hadir justru disebut baru sebatas kalimat “akan memperhatikan”.

    Kritik dimasyarakat tersebut bahkan menyebut janji politik Bahar kepada petani dan nelayan tak lebih dari gimmick dan lip service kampanye. Kalimat itu memang keras, tetapi lahir dari kegelisahan yang nyata, ketika pemerintah tak menunjukkan program yang kuat, tak menghadirkan perubahan di lapangan, dan tak memberi dampak yang terasa, maka janji yang dulu dibawa ke publik akan mudah dilihat sebagai retorika belaka.

    BACA: Setahun Bahar Berkuasa, Janji Kesehatan Mandek, Layanan Publik Tetap Terseok

    Sektor perikanan dan pertanian tidak bisa dipelihara dengan seremoni. Ia membutuhkan intervensi yang konkret, mulai dari sarana produksi, akses benih, bantuan bagi nelayan, infrastruktur pendukung, hingga kebijakan yang benar-benar melindungi penghasilan warga. Tanpa itu semua, petani dan nelayan akan terus menjadi kelompok yang paling sering disebut dalam pidato, tetapi paling lambat disentuh oleh hasil pembangunan.

    Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka pemerintahan Bahar akan meninggalkan catatan buruk di sektor yang seharusnya paling dekat dengan rakyat kecil. Sebab pada akhirnya, petani dan nelayan tidak membutuhkan janji untuk diperhatikan. Mereka membutuhkan bukti bahwa pemerintah benar-benar bekerja untuk mereka. (red)

    Post Views: 726
    Baharuddin Siagian Batu Bara Janji Politik Kebijakan Publik Nelayan Batu Bara Perikanan Batu Bara Pertanian Batu Bara Petani Batu Bara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
    Jangkau.com
    • Website

    Platform media cyber berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme dalam peliputan.

    Related Posts

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    16 April 2026

    Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    16 April 2026

    FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator

    14 April 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Jangan Lewatkan

    Noise-Cancelling Headphones For a Superb Music Experience

    15 Januari 2020

    Harry Potter: 10 Things Dursleys That Make No Sense

    15 Januari 2020

    Dubai-Based Yacht Company is Offering Socially-Distanced Luxury

    15 Januari 2020

    The Courier – a New Song with Benedict Cumberbatch

    14 Januari 2020

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Don't Miss
    Daerah

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    By Jangkau.com16 April 20260

    Jangaku.com – Batu Bara: Dunia pendidikan Batu Bara tidak hanya sedang berduka, tapi sedang berdarah. Rabu…

    Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    16 April 2026

    FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator

    14 April 2026

    Tak Terima Gaji “Dianaktirikan”, Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Siap Kepung Disdik

    10 April 2026
    About Us
    About Us

    Jangkau.com merupakan platform media siber independen berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme yang sesungguhnya dalam peliputan untuk disajikan kepada pembaca.

    Jangkau.com | Memimpin Budaya Baik

    Email : jkredaksi@gmail.com
    Contact : 082364888838

    Berita Lainnya

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    16 April 2026

    Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    16 April 2026

    FK PPPK PW Batu Bara Resmi Terbentuk: Akmar Ramadhoni Jadi Inisiator

    14 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • REDAKSI
    • CONTACT
    • DISCLAIMER
    • Ciber Media Guidelines
    © 2026 Jangkau.com. By BisnisBatuBara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.