Close Menu
Jangkau

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”

    07 April 2026

    Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi

    07 April 2026

    SILPA 74 Miliar Gegerkan Batu Bara, DPRD Diuji Integritas lewat Hak Angket

    05 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”
    • Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi
    • SILPA 74 Miliar Gegerkan Batu Bara, DPRD Diuji Integritas lewat Hak Angket
    • Setahun Bahar Berkuasa, Janji Kesehatan Mandek, Layanan Publik Tetap Terseok
    • Gerindra “Mendadak Gagu” di Tengah Riuh Dukungan Pansus Plasma Batu Bara
    • Setahun Bahar Berkuasa, Janji Pendidikan Masih Tinggal Janji
    • Semarak Pesta Budaya Idul Fitri 1447 H: Kedatukan Lima Puluh Negeri Batu Bara Sukses Gelar Festifal Moncak
    • Menjaga Marwah, Merawat Titah Leluhur: Perhelatan Agung Pesta Budaya Idul Fitri 1447 H
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    JangkauJangkau
    • Beranda
    • Budaya
    • News
      • Sumut
      • Nasional
      • Dunia
      • Daerah
      • Politik
      • Olahraga
    • EduTaiment
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Agama
    • Umum
    • Cakap Cakap
    • Multimedia
    • Sejarah
    Jangkau
    Home ยป Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”
    Daerah

    Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”

    Jangkau.comBy Jangkau.com07 April 2026Updated:07 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Guru PPPK Paruh Waktu Batu Bara menuntut gaji
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
    Jangkau.com – Batu Bara: Tampaknya, menjadi guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Batu Bara memerlukan keahlian tambahan selain mengajar, yaitu keahlian untuk bertahan hidup tanpa gaji selama empat bulan. Pasca seremoni pelantikan yang megah oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, para guru ini justru dipaksa mencicipi realitas pahit birokrasi yang seolah-olah “lupa” bagaimana cara mengirimkan hak ke rekening pegawainya.

    Teka-Teki Anggaran yang “Ghaib”

    Fenomena ini terbilang ajaib. Bagaimana tidak? Anggarannya ada, tapi uangnya tidak sampai. Politisi PDI-P sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Batu Bara, Jalasmar Sitinjak, dalam wawancara dengan jangkau.com pada 6 Maret 2026 lalu, sudah menegaskan bahwa urusan duit sebenarnya bukan masalah.

    BACA: Pemkab Sedang Amnesia: Ratusan PPPK Batu Bara Belum Gajian

    “Kami sudah anggarkan gaji PPPK paruh waktu dan kebetulan saya adalah anggota banggarnya,” ujar Jalasmar.
    Jika Banggar sudah mengetok palu, lantas di meja mana anggaran itu tersangkut? Apakah ia sedang mengendap di deposito atau sekadar sedang “jalan-jalan” di pos anggaran lain?

    “Kreativitas” Dinas Pendidikan: Gali Lubang, Tutup Lubang pakai Dana BOS

    Alih-alih mencari di mana dana yang sudah dianggarkan itu bersembunyi, Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara justru menunjukkan kreativitas yang luar biasa unik. Pada Selasa (07/04/2026), mereka mengumpulkan para Kepala Sekolah dari tingkat TK, SD sampai SMP untuk sebuah solusi “jenius”: memakai Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membayar gaji.
    Tentu saja, ada syarat yang membuat dahi berkerut. Gaji hanya boleh dibayarkan bagi mereka yang belum menerima tunjangan sertifikasi. Bagi yang sudah sertifikasi? Sepertinya mereka dianggap sudah cukup kenyang dengan tunjangan tersebut sehingga gaji pokoknya boleh “istirahat” dulu. Kebijakan ini secara praktis mengubah Dana BOS yang seharusnya untuk operasional pendidikan siswa menjadi dana talangan akibat kegagalan manajerial.

    KORUM: “Membedakan Gaji dan Tunjangan Saja Tidak Mampu?”

    Langkah “ajaib” Dinas Pendidikan ini tak pelak memancing komentar pedas dari Masro Mario Sitohang, Koordinator KORUM yang selama ini mengawal korban kecurangan PPPK 2023. Mario tampak sudah kehilangan kesabaran melihat akrobat birokrasi ini.
    “Jika Dewan sudah mengganggarkan gaji PPPK paruh waktu, kenapa pula Dinas Pendidikan menginstruksikan pembayaran gaji PPPK paruh waktu dari dana BOS? Dan seharusnya kepala Dinas Pendidikan itu punya kemampuan membedakan apa itu gaji dan apa itu tunjangan,” sentil Mario dengan tajam.
    Bagi Mario, ketidakmampuan membedakan hak dasar pegawai adalah indikator bahwa jabatan tersebut mungkin terlalu berat untuk dipikul.
    “Jika untuk memahami gaji dan tunjangan saja tidak mampu, ayolah mundur saja dan jangan main-main dengan kesejahteraan guru,” tegasnya.
    BACA: Kesejahteraan yang “Diparuh”: Kado Pahit Pasca Pelantikan PPPK Paruh Waktu di Batu Bara

    Menanti Evaluasi Bupati

    Mario juga menitipkan pesan untuk Bupati Batu Bara agar segera mengevaluasi para jajaran Pelaksana Tugas (Plt)-nya, terutama yang bercokol di Dinas Pendidikan. Publik kini menunggu, apakah Bupati akan memberikan sanksi tegas bagi pejabat yang hobi “bermain-main” dengan nasib guru, atau justru membiarkan drama empat bulan tanpa gaji ini berlanjut ke musim kelima.
    Satu hal yang pasti, guru butuh makan, bukan sekadar janji dan kebijakan yang membingungkan. (map)
    Post Views: 224
    Baharuddin Siagian Berita Batu Bara Dana BOS Dinas Pendidikan Batu Bara DPRD Batu Bara Gaji PPPK Guru PPPK Jalasmar Sitinjak KORUM PPPK Batu Bara
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
    Jangkau.com
    • Website

    Platform media cyber berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme dalam peliputan.

    Related Posts

    Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi

    07 April 2026

    SILPA 74 Miliar Gegerkan Batu Bara, DPRD Diuji Integritas lewat Hak Angket

    05 April 2026

    Setahun Bahar Berkuasa, Janji Kesehatan Mandek, Layanan Publik Tetap Terseok

    02 April 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Jangan Lewatkan

    Noise-Cancelling Headphones For a Superb Music Experience

    15 Januari 2020

    Harry Potter: 10 Things Dursleys That Make No Sense

    15 Januari 2020

    Dubai-Based Yacht Company is Offering Socially-Distanced Luxury

    15 Januari 2020

    The Courier – a New Song with Benedict Cumberbatch

    14 Januari 2020

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Don't Miss
    Daerah

    Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”

    By Jangkau.com07 April 20260

    Jangkau.com – Batu Bara: Tampaknya, menjadi guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Batu Bara memerlukan…

    Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi

    07 April 2026

    SILPA 74 Miliar Gegerkan Batu Bara, DPRD Diuji Integritas lewat Hak Angket

    05 April 2026

    Setahun Bahar Berkuasa, Janji Kesehatan Mandek, Layanan Publik Tetap Terseok

    02 April 2026
    About Us
    About Us

    Jangkau.com merupakan platform media siber independen berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme yang sesungguhnya dalam peliputan untuk disajikan kepada pembaca.

    Jangkau.com | Memimpin Budaya Baik

    Email : jkredaksi@gmail.com
    Contact : 082364888838

    Berita Lainnya

    Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”

    07 April 2026

    Setahun Bahar Berkuasa, Petani dan Nelayan Masih Menunggu Janji yang Tak Kunjung Tepi

    07 April 2026

    SILPA 74 Miliar Gegerkan Batu Bara, DPRD Diuji Integritas lewat Hak Angket

    05 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • REDAKSI
    • CONTACT
    • DISCLAIMER
    • Ciber Media Guidelines
    © 2026 Jangkau.com. By BisnisBatuBara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.