Close Menu
Jangkau

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Listio Sigit dan Dua Jenderal Ditetapkan Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden

    03 November 2026

    MA Batalkan Penyetaraan Ijazah SMA Gibran, Denny Indrayana Sebut Tak Memenuhi Syarat Wapres

    30 Oktober 2026

    Bencana “Krisis Goodie Bag” di Batu Bara: Anggaran Rp 2,89 Miliar Diusulkan

    16 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    Trending
    • Listio Sigit dan Dua Jenderal Ditetapkan Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden
    • MA Batalkan Penyetaraan Ijazah SMA Gibran, Denny Indrayana Sebut Tak Memenuhi Syarat Wapres
    • Bencana “Krisis Goodie Bag” di Batu Bara: Anggaran Rp 2,89 Miliar Diusulkan
    • Menggemaskan, Anak Buah Bahar Siagian Belanja TV TCL Termahal Sepanjang Sejarah Batu Bara
    • Hanya Di Pemerintahan Bahar Siagian Harga TV Mencapai 193 Juta, Kado Hari Jadi Batu Bara Ke-20
    • Bawa Peta Konsesi dan Akta 1906, Zhuriat Kedatukan Limapuluh Ungkap Jejak Sejarah Sipare-Pare
    • Dari Energi Air ke Pasar Dunia, INALUM Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia
    • PLTA INALUM Raih 8 Penghargaan ENSIA 2026, Perkuat Praktik Industri Berkelanjutan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    JangkauJangkau
    • Beranda
    • Budaya
    • News
      • Sumut
      • Nasional
      • Dunia
      • Daerah
      • Politik
      • Olahraga
    • EduTaiment
      • Pendidikan
      • Kesehatan
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Agama
    • Umum
    • Cakap Cakap
    • Multimedia
    • Sejarah
    Jangkau
    Home » Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras
    Daerah

    Guru Wafat di Tengah Tunggakan Gaji, Chat Terakhir “Butuh Uang untuk Berobat” Jadi Tamparan Keras

    Jangkau.comBy Jangkau.com16 April 2026Updated:16 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ilustrasi Chat
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

    Jangaku.com – Batu Bara: Dunia pendidikan Batu Bara tidak hanya sedang berduka, tapi sedang berdarah. Rabu (15/4/2026), seorang guru PPPK Paruh Waktu menghembuskan napas terakhirnya. Kematian ini bukan sekadar berita duka biasa, melainkan sebuah manifestasi tragis dari macetnya nurani birokrasi di Bumi Persaudaraan.

    BACA: Dinas Pendidikan Batu Bara “Goyang”: 3 Kepala Bidang Kompak Mundur, Ada Apa dengan Wali Wala?

    Almarhum yang dikabarkan menderita penyakit lambung, wafat saat hak-hak ekonominya sebagai pendidik masih “tersandera” oleh ketidakjelasan kebijakan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

    Fakta Pilu: Menagih Hak demi Nyawa

    Sebuah fakta menyakitkan terungkap melalui tangkapan layar percakapan terakhir almarhum yang kini tersebar luas di kalangan tenaga pendidik. Dalam pesan singkat tersebut, almarhum terlihat meratap, menanyakan kapan gaji PPPK Paruh Waktu akan cair.

    Pesan itu bukan sekadar basa-basi. Almarhum secara eksplisit menyebutkan bahwa gaji tersebut sangat ia butuhkan sebagai modal untuk berobat.

    Isi Chat Almarhum dengan Rekannya

    “Memang belum gajian ya dek??? Atau memang gk ada gaji dek?? Butuh duit utk berobat” tulis almarhum dalam pesan yang kini menjadi saksi bisu betapa mahalnya harga sebuah keterlambatan administrasi.

    Dosa Kolektif Sistem yang Lamban

    Kematian ini menjadi tamparan mematikan bagi Dinas Pendidikan dan para pengambil kebijakan di Batu Bara. Saat para pejabat mungkin masih bisa duduk tenang di kursi empuk mereka, seorang guru harus meregang nyawa sambil terus memikirkan bagaimana cara membayar biaya pengobatan dengan gaji yang tak kunjung datang selama empat bulan.

    “Ini bukan lagi soal telat bayar, ini soal nyawa manusia! Berapa banyak lagi guru yang harus sakit atau wafat dalam kemiskinan sebelum mereka (pemerintah) tergerak?” ujar salah satu rekan sejawat almarhum dengan nada tinggi dan penuh kemarahan.

    Menuntut Tanggung Jawab Moral

    Tragedi ini terjadi tepat di tengah isu pengunduran diri massal para Kepala Bidang di Disdik Batu Bara dan rencana aksi protes besar-besaran para guru. Publik kini menuntut tanggung jawab moral dari jajaran pimpinan di Dinas Pendidikan.

    BACA: Seni Menunda Hak: Di Batu Bara, Gaji PPPK Sudah Dianggarkan Tapi Tak Kunjung “Mendarat”

    Kisah pilu ini membuktikan bahwa keterlambatan gaji bukan hanya soal angka di atas kertas, melainkan soal hak hidup yang dirampas. Almarhum telah pergi, meninggalkan nisan yang menjadi pengingat bagi penguasa: Bahwa di setiap lembar upah yang kalian tunda, ada nyawa yang sedang dipertaruhkan. (map)

    Post Views: 2,657
    Batu Bara Hari Ini Dinas Pendidikan Batu Bara Gaji PPPK Macet Guru Meninggal Dunia Tragedi Kemanusiaan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
    Jangkau.com
    • Website

    Platform media cyber berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme dalam peliputan.

    Related Posts

    Listio Sigit dan Dua Jenderal Ditetapkan Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden

    03 November 2026

    MA Batalkan Penyetaraan Ijazah SMA Gibran, Denny Indrayana Sebut Tak Memenuhi Syarat Wapres

    30 Oktober 2026

    Bencana “Krisis Goodie Bag” di Batu Bara: Anggaran Rp 2,89 Miliar Diusulkan

    16 Oktober 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Jangan Lewatkan

    Noise-Cancelling Headphones For a Superb Music Experience

    15 Januari 2020

    Harry Potter: 10 Things Dursleys That Make No Sense

    15 Januari 2020

    Dubai-Based Yacht Company is Offering Socially-Distanced Luxury

    15 Januari 2020

    The Courier – a New Song with Benedict Cumberbatch

    14 Januari 2020

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Don't Miss
    Kriminal

    Listio Sigit dan Dua Jenderal Ditetapkan Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden

    By Jangkau.com03 November 20260

    Jangkau.com – Jakarta: Bareskrim Polri resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal…

    MA Batalkan Penyetaraan Ijazah SMA Gibran, Denny Indrayana Sebut Tak Memenuhi Syarat Wapres

    30 Oktober 2026

    Bencana “Krisis Goodie Bag” di Batu Bara: Anggaran Rp 2,89 Miliar Diusulkan

    16 Oktober 2026

    Menggemaskan, Anak Buah Bahar Siagian Belanja TV TCL Termahal Sepanjang Sejarah Batu Bara

    09 Oktober 2026
    About Us
    About Us

    Jangkau.com merupakan platform media siber independen berbudaya baik. Lahir dengan semangat baru menjunjung tinggi standar jurnalisme yang sesungguhnya dalam peliputan untuk disajikan kepada pembaca.

    Jangkau.com | Memimpin Budaya Baik

    Email : jkredaksi@gmail.com
    Contact : 082364888838

    Berita Lainnya

    Listio Sigit dan Dua Jenderal Ditetapkan Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden

    03 November 2026

    MA Batalkan Penyetaraan Ijazah SMA Gibran, Denny Indrayana Sebut Tak Memenuhi Syarat Wapres

    30 Oktober 2026

    Bencana “Krisis Goodie Bag” di Batu Bara: Anggaran Rp 2,89 Miliar Diusulkan

    16 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • REDAKSI
    • CONTACT
    • DISCLAIMER
    • Ciber Media Guidelines
    © 2026 Jangkau.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.